31 C
Kudus
Sabtu, Februari 21, 2026

Tahun Ini Pendidikan Lalu Lintas Bakal Masuk Kurikulum SD hingga SMA

BETANEWS.ID, PATI – Direktur Kelembagaan PT Jasa Raharja Munadi Herlambang menyampaikan, bahwa pendidikan lalu lintas (PPL) akan menjadi kurikulum nasional mulai tahun 2024 ini. Nantinya, kurikulum tersebut akan masuk mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

Menurutnya, desiminasi pendidikan lalu lintas ini, merupakan kolaborasi Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel) Korlantas Polri, PT Jasa Raharja dan Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

Baca Juga: Tekan Angka Kecelakaan, Ratusan Santri di Kajen Pati Dibekali Cara Aman Berkendara

-Advertisement-

Menurut Munadi, salah satu tujuan PPL adalah, untuk mengajarkan pendidikan lalu lintas sejak dini guna menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

“Tahun ini pendidikan lalu lintas masuk kurikulum SD hingga SMA. Nantinya, hal ini bisa mengedukasi keluarga terdekat dari siswa, ” ujar Munadi saat menghadiri Program Santri Aman Berkendara (Trimandara) di Kampus IPMAFA, Selasa (27/2/2024).

Ia menyebut, nantinya guru akan memiliki buku pegangan terkait dengan kurikulum terkait dengan pendidikan berlalulintas tersebut.

Sementara itu, Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Brigjen Pol Bakharuddin Muhammad Syah mengatakan, jika setiap tahun angka kecelakaan yang melibatkan Gen Z atau pelajar selalu menempati posisi tertinggi.

“Untuk kasus kecelakaan lalu lintas tertinggi terjadi pada usia 15 tahun hingga 19 tahun,” kata Bakharuddin.

Baca Juga: Kasus TBC di Pati Tinggi, Dinkes Sebut Banyak Kader di Dua Kecamatan Ini Tidak Aktif

Dijelaskan Bakharuddin, Polri menangani 7.180 kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia sejak 1 hingga 21 Agustus 2023. Data itu didapat dari IRSMS Korlantas Polri yang diakses pada Selasa 22 Agustus 2023 pukul 12.00 WIB. Kecelakaan mengakibatkan 782 orang meninggal, 9.053 orang luka ringan dan 779 orang luka berat.

Sebanyak 42.080 orang terlibat sebagai pengemudi saat kecelakaan. “Mirisnya, sebanyak 6.004 pengemudi masih berusia di bawah 17 tahun, atau kurang lebih 14,3 persen dari jumlah tersebut,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER