BETANEWS.ID, PATI – Masih ingat dengan kasus pembunuhan Dalang Ki Anom Subekti beserta istri, anak, dan cucunya di kediaman mereka, Padepokan Seni Ongkojoyo, Desa Turusgede, Kecamatan Rembang, Rembang pada 2021 lalu?
Sumani (46), yang merupakan pembunuh empat orang keluarga tersebut, kini sedang menanti eksekusi setelah dirinya divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Rembang pada 2022 lalu atas pembunuhan berencana.
Baca Juga: LeukoSense, Alat Deteksi Darah Putih Buatan Pelajar MA Salafiyah Kajen Raih Medali Emas
Setelah dijatuhi vonis mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Rembang, Sumani sudah dua tahun menjalani hukuman di Lapas Kelas II B Pati sebagai tahanan titipan Kejaksaan.
Pihak Lapas mengaku belum tahu kapan sang terpidana bakal dieksekusi.
Pada 2022 lalu, Sumani pernah menempuh langkah hukum Kasasi. Namun ditolak oleh Mahkamah Agung.
Kini, warga Desa Pragu, Kecamatan Sulang, Rembang tersebut, kini mengisi hari-harinya di tahanan dengan mengajar mengaji sesama narapidana atau warga binaan. Ia memanfaatkan hari-hari di Lapas untuk mendaras dan mengajar Alquran di Masjid At-Taubah Lapas Pati.
“Ketika di sini, awal 2022 saya khatam Iqra. Kemudian lanjut ke Alquran. Setelah itu mengajar ngaji ke sesama warga binaan,” ujarnya, Kamis (8/2/2024).
Sumani mengatakan, ada 40-an narapidana di Lapas Pati yang sudah dia ajari mengaji. Namun, muridnya silih berganti seiring berakhirnya masa tahanan masing-masing warga binaan.
Selain mengaji dan mengajar ngaji, Sumani mengisi hari-hari di Lapas dengan berolahraga, membersihkan lingkungan Lapas, serta merawat kolam ikan yang berada di Lapas.
Dia mengatakan, saat ini dirinya masih terus berdoa agar mendapatkan grasi atau pengampunan dari presiden.
Baca Juga: Sebut Karena Desakan Warga, Kades Langse Polisikan Perangkatnya soal Dugaan Korupsi
Namun, dia menyerahkan takdirnya kepada Allah. Seandainya tidak mendapat grasi, dia mengatakan akan mengisi waktu menunggu eksekusi sambil berdoa dan beribadah.
“Kalau itu saya serahkan pada Allah. Yang penting saya di sini berdoa dan beribadah untuk bekal ke depannya nanti,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

