31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

Satu Bayi di Kudus Ditolak Ikut Imunisasi Polio, Ini Penyebabnya

BETANEWS.ID, KUDUS – Satu bayi di Desa Jetis Kapuan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tidak boleh mengikuti imunisasi polio karena mengalami interik atau kuning. Ibu bayi, Ariantika Devi (27), mengatakan, anaknya masih berusia 15 hari. Rencananya memang akan diikutkan untuk imunisasi polio, tapi tidak diperkenankan oleh petugas.

“Ini tadi mau imunisasi polio, tapi nggak jadi. Kata bu bidan bayinya kuning,” ujarnya kepada Betanews.id saat ditemui di lokasi imunisasi polio, Jumat (19/1/2024).

Ia juga tidak tahu pasti penyebab bayinya kuning. Yang diketahuinya, kadar hemeglobin anaknya tinggi.

Baca juga: Imunisasi Polio di Kudus Sudah Capai 67 Persen atau 62.807 Anak

“Kata bu bidan kurang dijemur. Serta disuruh minumnya lebih banyak lagi,” bebernya.

Dia mengaku, sebenarnya sangat antusias ada imunisasi polio. Menurutnya, imunisasi ini sangat penting bagi bayinya agar tak terkena kelumpuhan.

“Terkait imunisasi polio untuk anak saya, diminta menghubungi lagi nanti. Jika tidak nanti ikut imunisasi polio di desa lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Bidan Puskesmas Jati, Noor Rofiati, membenarkan adanya satu bayi yang tak diperkenankan untuk ikut imunisasi polio.

“Jadi imunisasi polionya untuk bayi tersebut ditunda dulu. Karena bahaya, harus dikonsultasikan sama dokter dulu,” ujarnya.

Baca juga: Imunisasi Polio di Kudus Sasar 93.781 Anak Usia 0-7 Tahun

Untuk suhu badan bayi, ungkapnya, normal dan tidak panas, tapi keadaan bayi kuning. Sementara untuk ikut imunisasi polio, bayi harus dalam keadaan sehat.

“Untuk ikut imunisasi polio anak harus sehat. Suhu badan di bawah 36,5 celcius, tidak batuk dan pilek berat, serta tidak diare,” jelasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER