31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

Proges Penagihan Debitur Bermasalah Bank Jepara Artha Baru 11%

BETANEWS.ID, JEPARA – Sebagai salah satu upaya untuk menyelamatkan Bank Jepara Artha, tim penyehatan berupaya untuk melakukan penagihan kepada 35 debitur yang agunanannya dinyatakan bermasalah oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Upaya penagihan yang mulai dilakukan sejak pertengahan bulan Januari 2024, saat ini progresnya baru 11 persen atau sekitar empat debitur dari total debitur bermasalah.

Baca Juga: Kandang Persijap Resmi Direnovasi, Diperkirakan Rampung Oktober

Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta mengatakan selain upaya tersebut, dari Pemkab Jepara juga berusaha mencari investor untuk menyelamatkan Bank Jepara Artha.

“Kita sudah berusaha mencari investor dalam rangka untuk bermitra dengan BJA, yang kedua juga saya minta direktur bersama tim untuk bertanggung jawab terus mengejar debitur (bermasalah) agar segera masuk seusai batas penagihan dari OJK,” katanya pada Kamis (25/1/2024) di Kantor Bank Jepara Artha.

Dari OJK memberikan batas waktu kepada Bank Jepara Artha agar segera menyelesaikan kasus debitur bermasalah sampai pada pertengahan Bulan Februari 2024 mendatang.

Selain itu, ia bersama jajaran Pemkab Jepara juga sempat menemui tim Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang saat ini sedang berada di Jepara sejak Senin (15/1/2024) lalu.

Kedatangan LPS di Jepara untuk melaksanakan uji tuntas atau pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi Bank Jepara Artha. LPS juga akan mengumpulkan informasi, memperoleh data, serta dokumen yang berkaitan dengan Bank Jepara Artha.

“Dimana hasil kajian dari LPS nanti juga akan menjadi acuan bagi OJK untuk menentukan status Bank Jepara Artha selanjutnya. Kalau harapannya masih bisa kita selamatkan, sehingga masyarakat juga tidak perlu khawatir karena dana simpanannya dijamin oleh LPS,” katanya.

Jamaluddin Kamal, Direktur Kepatuhan Bank Jepara Artha mengatakan sampai saat ini BJA masih melayani proses penarikan dana nasabah. Selain itu menurutnya BJA juga masih melayani proses pembayaran kredit dari para debitur.

Baca Juga: Diterjang Angin Puting Beliung, 24 Rumah di Jepara Rusak

Kemudian terkait debitur yang memang dalam keadaan mendesak butuh untuk segera menyiarkan dana simpanan, dari BJA sudah menetapkan beberapa debitur prioritas.

“Untuk kebutuhan umroh dan haji, sekolah, itu nanti akan kita prioritaskan,” katanya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER