BETANEWS.ID, JEPARA – Bencana angin puting beliung kembali terjadi di Kabupaten Jepara pada Rabu (24/1/2024) malam. Akibatnya, 24 rumah mengalami kerusakan, terutama di bagian atap.
Berdasarkan pantauan Betanews.id, beberapa perabotan milik warga seperti mesin jahit, kasur, pakaian, mulai dikeluarkan dari rumah agar tidak terkena puing-puing sisa reruntuhan.
Baca Juga: Sub-PIN Polio Sudah Sasar 90 Persen Anak di Jepara
Warga di bantu oleh beberapa aparat TNI dan Polres setempat juga terlihat bergotong-royong memperbaiki bagian atap rumah yang rusak akibat terjangan angin.
Masyhadi (52) Ketua Rt 5/Rw 4, Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara bercerita kejadian terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu angin bergerak dari arah barat. Kejadian tersebut menurutnya berlangsung sangat cepat, hanya sekitar setengah menit.
Selain angin kencang, saat kejadian juga disertai hujan deras. Angin tersebut juga ikut membawa terbang bagian atap rumah yang berbahan galvalum.
“Saya baru selesai sholat maghrib dari Musholla, angin itu langsung kencang, lari semua itu orang-orang. Habis itu hancur semua, genteng-genteng pada roboh,” katanya pada Kamis (25/1/2024) pagi.
Ia menambahkan, akibat kejadian tersebut, atap bagian rumahnya mengalami kerusakan mulai dari ruang depan, kamar tidur, hingga ke bagian dapur. Ia menaksir, kerugian yang ia alami sekitar Rp20 Juta.
Dari 24 rumah yang terdampak angin puting beliung, hanya dua rumah yang mengalami rusak cukup berat. Sedangkan sisanya mengalami kerusakan ringan.
Berdasarkan rilis data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara tidak terdapat korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Selain di Desa Sowan Kidul, pada Bulan Januari ini dari BPBD juga sudah menerima laporan bencana puting beliung sebanyak lima peristiwa.
Baca Juga: Petani Jepara Dapat Bantuan Total Rp13,7 M, Berikut Mekanisme Penyalurannya
Yaitu di Desa Kunir, Kecamatan Keling yang merusak 26 rumah warga. Kemudian Desa Watuaji, Kecamatan Keling merusak 12 rumah warga.
Di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo merusak 32 rumah warga. Desa Bugel, Kecamatan Kedung merusak enam rumah warga. Dan Di Desa Tanjung, Kecamatan Pakis Aji hanya merusak satu rumah warga.
Editor: Haikal Rosyada

