BETANEWS.ID, JEPARA – 84 Kelompok tani di 11 Kecamatan di Kabupaten Jepara yang mengalami puso (gagal panen) akibat bencana banjir pada tahun 2023 lalu mendapat bantuan dana stimulan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan total Rp13,784 miliar.
Diyar Susanto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara menjelaskan karena bantuan tersebut berasal dari BNPB, maka penyaluran bantuan di tingkat daerah akan dilakukan oleh Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD).
Baca Juga: Kembali Ditahan, Penasehat Hukum Aktivis Tambak Udang Minta Penangguhan
Dari BPBD, bantuan dana stimulan nantinya akan di transfer ke masing-masing rekening kepala kelompok tani. Dari ketua kelompok tani yang nantinya akan membagi dana tersebut kepada petani atau masing-masing anggota kelompoknya.
“Dari DKPP hanya koordinasi untuk data petani yang terdampak, itupun yang bisa memastikan apakah lahan itu terdampak puso atau tidak dari Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT),” katanya pada Rabu (24/1/2024) di Kantor DKPP Kabupaten Jepara.
Sedangkan untuk jumlah lahan pertanian yang mengalami puso pada tahun 2023 lalu, sebanyak 1.723 hektare. Nantinya setiap petani akan mendapat bantuan sebesar Rp8 juta per hektare.
Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Muh Ali Wibowo menambahkan perolehan dana stimulan masing-masing petani nantinya sesuai dengan jumlah lahan yang dimiliki.
Untuk memastikan dana tersebut tersalur kepada masing-masing petani, dari BPBD akan juga akan melakukan monitoring.
“Sebab kemarin dari Presiden Jokowi juga sudah berpesan agar dana tersebut tersalur sesuai by name by addres petani, dan tanpa ada potongan apapun,” katanya.
Baca Juga: Aktivis Tambak Udang Karimunjawa Kembali Ditahan
Setelah dana tersebut nantinya diterima oleh petani, harapannya digunakan untuk kebutuhan menggarap lahan persawahan. Namun, sampai saat ini dari pihak BPBD belum dapat memastikan kapan dana tersebut akan ditransfer ke masing-masing rekening ketua kelompok tani.
Adapun 11 Kecamatan yang terdampak yaitu Tahunan sebanyak satu desa, Jepara tiga desa, Pecangaan enam desa, Mayong tiga desa, Nalumsari sembilan desa, Kedung tujuh desa, Welahan 12 desa, Mlonggo lima desa, Donorojo dan Bangsri masing-masing satu desa.
Editor: Haikal Rosyada

