Klaim Didukung 99 Persen Warga Muhammadiyah, Timnas AMIN Optimis Menang di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasdem Kabupaten Kudus, Superiyanto, mengklaim pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) akan mampu meraup suara tertinggi di Kabupaten Kudus karena mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Super mengatakan, Partai Nasdem setiap bulan melakukan survei internal dan hasilnya, pasangan nomor urut 1 itu mampu meraup sekitar 50 persen suara di Kota Kretek.

“Artinya, pasangan Amin akan menang di Kabupaten Kudus. Sebab memang pasangan Capres Amin ini dinanti oleh masyarakat Indonsia termasuk di Kudus,” ujar Super saat konsolidasi pemenangan Calon Legislastif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Lestari Moerdijat di Graha Mustika, Desa Getaspejaten, Minggu (10/12/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Anies Effect, Nasdem Sebut Bisa Menang di Kudus hingga Jadi Ketua DPRD

Kemenangan AMIN, ungkap Super, memang tak terlepas dari sosok Anies yang mempunyai banyak fans. Selain itu, pasangan ini juga mendapatkan dukungan dari dua organisasi agama Islam terbesar yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

“Warga Muhammadiyah di Kudus itu kurang lebih 180 ribu orang. Itu 99 persennya memilih pasangan capres Amin,” klaimnya.

Menurutnya, sebuah hal wajar apabila organisasi agama Islam memilih pasangan AMIN. Sebab, hanya pasangan tersebut yang paling agamis, dan dua-duanya dikenal banyak pihak sebagai santri.

“Selain itu, di Kudus banyak yang mendukung pasangan AMIN. Ada para pensiunan, para Pegawai Negeri Sipi (PNS) dan guru di Kudus semua memilih Amin sebagai presiden dan wakil presiden di Pemilu 2024 mendatang,” ungkapnya.

Sebagai informasi, AMIN diusung oleh tiga partai koalisi, yakni Parti Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara itu saat dihubungi, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kudus, Noor Muslikhan, mengatakan, warga Muhammadiyah di Kota Kretek netral aktif dalam Pilpres 2024. Hal itu sesuai arahan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Baca juga: Santri dan Kiai Jepara Gelar Doa Bersama untuk Kemenangan Pasangan AMIN

“Hingga saat ini PP Muhammadiyah tidak megeluarkan fatwa untuk mengarahkan warga persyarikatan agar memilih dan mendukung salah satu capres dan cawapres tertentu. Muhammadiyah Kudus netral aktif dalam pilpres 2024 mendatang,” ujar Muslikhan melalui pesan WhatsApp, Senin (11/12/2023).

Namun begitu, pihaknya mengingatkan warga untuk aktif dalam Pilpres dan tidak golongan putih (golput). Dia juga mempersilahkan untuk memilih capres dan cawapres sesuai kemantapan hati nurani masing-masing.

Monggo memilih sesuai kemantapan hati. Tapi tetap menjaga marwah dan ukhuwah untuk kemaslahatan bangsa dan negara,” imbaunya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER