BETANEWS.ID, KUDUS – Partai koalisi pungusung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Kabupaten Kudus sepakat bahwa stigma bapak politik identitas terhadap Anies adalah gimik politik di media sosial. Menurut mereka, mantan Gubernur Jakarta itu sangat toleran.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasdem Kudus, Superiyanto, mengatakan, stigma Anies Baswedan sebagai bapak politik identitas hanya di media sosial saja. Buktinya, ketika Anies menjabat 5 tahun jadi Gubernur Jakarta, hal tersebut tak terbukti.
“Selama mimpin Jakarta, saya tahu sendiri Anies itu bagus. Warga sangat salut sama Anies. Orang Islam, Nasrani, Hindu, dan agama lain bilang kepimpinan Anies di Jakarta sudah bagus,” ujar Super kepada Betanews.id di Graha Mustika Getas Pejaten, belum lama ini.
Baca juga: Anies Effect, Nasdem Sebut Bisa Menang di Kudus hingga Jadi Ketua DPRD
Menurut Super, stigma politik identitas terhadap Anies itu merupakan pelintiran informasi saja karena gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.
“Tapi menurut warga Jakarta Anies itu bagus selama mimpin Jakarta. Bahkan, Anies itu mirip Gusdur, sangat toleran,” bebernya.
Hal hampir senada diungkapkan oleh Ketua DPC PKB Kudus, Mukhasioran. Menurutnya, stigma bapak politik identitas kepada Anies Baswedan itu hanya framing lawan politik saja. Pasalnya, ketika Anies menjabat 5 tahun jadi Gubernur Jakarta hal tersebut tak terbukti.
“Artinya, Anies itu korban. Beliau jadi korban framing politik identitas,” ujar Mukhasiron kepada Betanews.id saat ditemui di Graha Idola Desa Jurang, Kecamatan Gebog, belum lama ini.
Mukhasiron mengatakan, bahwa di Indonesia itu ada yang namanya Trilogi Ukhuwah. Sebagai pengikut kiai, pihaknya selalu harus mendengungkan dan mempromosikan Ukhuwah Islamiyah.
“Umat Islam itu menjadi mayoritas di Indonesia, jadi tak boleh terpecah belah dan harus bersatu. Makanya, organ umat Islam bisa jadi satu itu dalam pasangan capres AMIN,” sebutnya.
Baca juga: Klaim Didukung 99 Persen Warga Muhammadiyah, Timnas AMIN Optimis Menang di Kudus
Selanjutnya, kata Maukhasiron, adalah Ukhuwah Wathoniah yang artinya adalah kebangsaan. Lalu yang ketiga adalah Ukhuwah Insaniah.
“Tiga trilogi ini yang menginspirasi tim AMIN untuk merangkul semua elemen masyarakat. Jadi Anies disebut sebagai bapak politik identitas itu hanya framing saja,” tandasnya.
Sebagai informasi, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) sudah resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1. Keduanya diusung oleh tiga partai politik (parpol) yakni Partai Nasdem, PKB, dan PKS.
Editor: Ahmad Muhlisin

