31 C
Kudus
Jumat, Desember 1, 2023

Belum Temukan Bukti Kuat, Kejari Hentikan Kasus Jual Beli Jabatan Direktur PDAM Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kudus menghentikan sementara peyelidikan kasus dugaan jual beli jabatan direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Muria atau Perusahaan Daerah Air Mimum (PDAM) Kudus, setelah belum ada bukti kuat adanya pelanggaran hukum atau kerugian negara.

“Namun demikian, kami siap membuka kembali kasus tersebut kalau ada bukti baru yang mendukung adanya penyimpangan di sana,” ujar Kepala Kejari Kudus Henriyadi W Putro kepada awak media di Kantor KONI Kudus, Kamis (2/11/2023).

Henriyadi mengatakan, dalam kasus dugaan jual beli jabatan direktur PDAM Kudus itu, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi. Semua sudah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Baca juga: Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Direktur PDAM Kudus, 2 Anggota DPRD Dipanggil Kejaksaan

“Total saksi yang kami periksa ada 12 orang. Ada yang dari unsur PDAM Kudus, unsur Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, dari unsur pemerintah daerah yakni panitia seleksi (pansel) serta PT yang menerbitkan sertifikasi air sebagai syarat bisa ikut seleksi direktur PDAM Kudus,” bebernya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Kejari Kudus, lanjut Henriyadi, hingga saat ini pihaknya belum bisa mendapatkan keterangan dengan didukung alat bukti terkait kasus jual beli jabatan PDAM Kudus, seperti bukti penyerahan, bukti percakapan atau bukti komunikasi.

“Jadi hanya laporan ada uang di sana, ada setoran ke sana. Tetapi dari keterangan yang ada, belum bisa menunjukan dan membenarkan dengan alat bukti,” ungkapnya.

Baca juga: Sampai Juni Pendapatan PDAM Kudus Sudah Capai Rp2 Miliar

Henriyadi mengatakan, informasi dari pelapor dugaan jual beli jabatan direktur PDAM Kudus mencapai Rp2 miliar dan yang sudah terealisasi kurang lebih Rp800 juta. Namun menurutnya, nominal itu hanya angka saja.

“Sebab, ketika ditanya uangnya seperti apa, pelapor hanya menjawab informasinya seperti itu. Artinya itu belum A1. Oleh karenanya, kasus dugaan jual beli jabatan direktur PDAM Kudus untuk sementara dihentikan, sampai ada bukti baru lagi,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,383FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,303PengikutMengikuti
121,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER