BETANEWS.ID, DEMAK – Beberapa pembeli tampak duduk menikmati berbagai hidangan di Warung Mbak Tari, Jalan Raya Demak-Kudus KM 5, Trengguli, Kecamatan Wonosalam. Beberapa di antara mereka tampak mencicipi menu keong srutup yang jadi andalan tempat tersebut.
Menurut Koki Warung Makan Mbak Tari, Abdul Latief mengatakan, yang membuat cita rasa enak dan sedap pada keong srutup karena terdapat daun singkil di dalamnya. Ditambah lagi dengan irisan tomat dan cabai, mampu menggugah selera makan siapapun.

“Daun singkil itu kan baunya harum dan lebih sedap, jadi keong itu (bau) amisnya bisa hilang kalau ada daun singkil,” katanya, Sabtu (29/7/2023).
Baca juga: Mi Ayam Wajan yang Viral di Demak Ini Sehari Laku Ratusan Porsi
Saking larisnya, Latief mengaku dalam sehari bisa menghabiskan 30-40 porsi keong srutup dengan harga Rp15 ribu seporsi.
“Sepuluh kilogram keong itu bisa dibuat untuk tiga sampai empat hari. Sedangkan sehari bisa habis 40-30 porsi,” terangnya.
Owner Warung Makan Mbak Tari, Suwarsih, menerangkan peminat kuliner di tempatnya berasal dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah peminatnya banyak setelah kita tampilkan keong srutup. Pembeli kebanyakan dari luar kota arah pantura, Kudus, Jepara, Semarang, dan lain-lain,” terangnya.
Baca juga: Puli Klenyam, Kuliner Demak yang Bikin Kangen Warga Perantauan Saat Pulang Kampung
Salah satu pembeli asal Jepara, Muyasaroh mengaku baru mengetahui menu lain, selain ayam yang menjadi kuliner legendaris di Warung Makan Mbak Tari. Karena penasaran, ia lalu mencoba kelezatan dari keong srutup.
“Rasanya segar, enak, dan pas. Saya belum pernah coba sebelumnya baru pertama kali ini karena penasaran, ternyata bikin nagih,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

