BETANEWS.ID, JEPARA – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah ke-XVI di Pati Raya menjadi pembawa berkah bagi penjual jersey. Tak tanggung-tanggung, omzet yang dikumpulkan mencapai seratusan juta rupiah.
Salah satu penjual jersey, Aang menyebut, sejak buka lapak mulai dari pembukaan Porprov Jateng, Minggu (5/8/2023) hingga Rabu (10/8/2023), dirinya sudah menjual sekitar 1.500 jersey dengan harga Rp60 ribu sampai Rp90 ribu.
Lokasi tempat ia berjualan tersebar di lima daerah yang menjadi tuan rumah Porprov ke-XVI yaitu Pati, Kudus, Demak, Grobogan, dan Jepara. Untuk Wilayah Jepara, ia mengaku baru mulai berjualan di hari kelima.
Baca juga: Berburu Cuan dari Kaus Porprov, Gepeng Rela Datang Jauh-jauh dari Pekalongan ke Pati
“Jualan di sini (Jepara) baru hari ini (kemarin), dan alhamdulillah antusias peserta untuk memborong dagangan saya luar biasa. Meskipun yang paling ramai di Pati Kemarin waktu pembukaan,” katanya saat ditemui di Depan Stadium Tennis Indoor, Kompleks Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Rabu (9/8/2023).
Jenis dari kaus yang ia jual beraneka ragam, mulai dari katun yang dijual dengan harga Rp60 ribu, embos seharga Rp80 ribu, dan jersey Rp90 ribu. Selama berjualan di Jepara, kebanyakan pembelinya berasal dari kalangan peserta dan yang paling banyak dibeli dari jenis Jersey.
Baca juga: Gelaran Bazar UMKM Porprov Jateng di Jepara Targetkan Raih Omzet Rp 1 Miliar
Aang kemudian bercerita bahwa ia sudah menekuni usaha tersebut kurang lebih selama 10 tahun. Ia juga sering menjual produk jersey di berbagai event yang memiliki logo khusus. Acara itu seperti muktamar, rakernas, event olahraga, bahkan acara pramuka.
“InsyaAllah semua event yang ada logonya selalu kita datangi, baik yang di Jawa maupun yang di luar Jawa. Kalau yang paling ramai itu biasanya acara pramuka, terutama kalo Jamnas di Cibubur,” ujar warga Pekalongan itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

