31 C
Kudus
Kamis, Februari 22, 2024

Stadion Manahan Sering Jadi Venue Konser, Gibran: ‘GBK Lebih Sering’

BETANEWS.ID, SOLO – Stadion Manahan Solo bakal menjadi lokasi pertandingan Semifinal dan final Piala Dunia U-17 pada November 2023 mendatang. Namun, venue tersebut juga kerap kali digunakan sebagai lokasi konser, bahkan bertaraf nasional.

Seperti pada bulan lalu digunakan untuk koser musik Langit Benderang, menjadi lokasi peringatan hari lahir (Harlah) PKB pekan lalu, dan juga akan digunakan sebagai lokasi konser Dewa-19 pada akhir pekan ini.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan bahwa digelarnya banyak kegiatan di Stadion Manahan Solo tidak mengganggu persiapan Kota Solo menjadi salah satu lokasi perhelatan Piala Dunia U-17.

Baca juga: Stadion Manahan Resmi Jadi Lokasi Final & Semifinal Piala Dunia U-17

InsyaAllah tidak mengganggu ya. Kalaupun nanti ada kerusakan-kerusakan nanti akan segera kami perbaiki, itu komitmen dari kami,” ujar Gibran usai menghadiri peresmian kantor Bank Jateng Syariah Solo, Selasa (25/7/2023).

Menurut suami Selvi Ananda itu, setelah konser Dewa-19 dilaksanakan pada 29 Juni 2023 ini, tidak ada lagi kegiatan lain yang akan digelar di Stadion Manahan. Ia menyebut, setelah itu pihaknya akan menggunakan Stadion Manahan hanya untuk kegiatan olahraga jelang Piala Dunia U-17 dan Piala Asia ini.

Heeh (fokus ke acara olahraga), insyaAllah tidak ada lagi acara acara yang menggunakan grass cover dan lain-lain-lain,” ujarnya.

“Tapi ya nanti lihat aja, Manahan rusak apa nggak, saya kira aman ya kalau EO (Event Organizer)-nya profesional, menggunakan grass cover, sesuai aturan yang ada,” imbuh putra  sulung Presiden Jokowi itu.

Baca juga: Erick Thohir Tunjuk Frank Wormuth Jadi Konsultan Pelatih Timnas U-17

Karena area rumput stadion digunakan untuk kegiatan, maka pihak EO harus menambahkan pelindung rumput atau grass cover. Namun, menurut Gibran, hal itu tidak menjadi masalah dan tidak mengganggu rumput. Bahkan, ia  juga meyinggung soal Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta yang malah sering digunakan untuk acara.

“GBK, ya diinjak-injak terus, ya, konser-kosner lebih sering GBK tapi kan nggak masalah juga. Pakai grass cover,” katanya.

Lebih lanjut, menurut Gibran, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) akan melakukan peninjauan persiapan Stadion Manahan Solo dalam waktu dekat ini. Menurut Gibran hal itu tidak menjadi masalah, apalagi sebelumnya pihak FIFA juga sudah pernah melihat Stadion Manahan saat persiapan Piala Dunia U-20 lalu.

“Akhir bulan atau awal bulan gitu ya, nanti tak lihat lagi jadwalnya, tapi mereka kan udah berkali kali ke Manahan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Solo, Rini Kusumandari mengatakan bahwa setelah kegiatan Harlah PKB pada Minggu (23/7/2023) kemarin, kondisi rumput di Stadion Manahan Solo masih aman. Setelah event kemarin langkah awal ialah melepaskan grass cover atau penutup lapangan.

Baca juga: Konser Vs Sepak Bola di Stadion Manahan: Dewa 19 Menang, Persis Terusir

“Untuk lapangan kita cek tadi masih aman. Namun masih akan kita lakukan pemantauan. Ini kami langsung mulai perawatan seperti biasanya, yaitu penyiraman, pemupukan dan pemotongan rumput,” jelas Rini.

Sedangkan untuk persiapan konser yang akan digelar akhir pekan ini, Rini mengatakan akan dilakukan sesuai dengan perencanaan awal meskipun hanya memiliki waktu yang sedikit untuk persiapan.

“Setidaknya rumputnya masih bisa bernafas. Karena memang PKB kemarin itu eventnya mendadak tapi masih ada jeda 4 hari saya rasa cukup,” ujar Rini.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER