Merasa Difitnah, PWI Kudus Tuntut WR 1 UMK Minta Maaf Secara Terbuka

Annas mengatakan, pernyataan tersebut sangat tidak berdasar, mengingat wartawan yang menjadi anggota PWI Kabupaten Kudus selalu diingatkan untuk bekerja profesional dan taat pada kode etik jurnalistik. Tak hanya itu, secara pribadi maupun mewakili organisasi, Annas membantah telah menyampaikan permintaan maaf kepada Sulistyowati terkait pemberitaan yang beredar.

Baca juga: Rektor UMK Konfirmasi Surat Penonaktifan WR 1 Benar Diterbitkan

“Selain tidak berdasar, pernyataan WR 1 nonaktif Sulistyowati tersebut juga bersifat hoaks” tandasnya.

-Advertisement-

Oleh karena itu, Annas menegaskan bahwa secara resmi PWI Kabupaten Kudus meminta Rektor UMK selaku pimpinan dan penanggungjawab civitas akademika UMK, untuk menghadirkan Sulistyowati memberikan klarifikasi langsung serta minta maaf kepada PWI Kabupaten Kudus atas pernyataan yang telah dibuat.

“Jika dalam jangka waktu 3×24 jam permintaan ini tidak segera ditindaklanjuti, kami akan menempuh langkah selanjutnya,” tandas Annas.

Baca juga: Masiswa UMK Segel Gedung Rektorat, Janji akan Gelar Demo Lanjutan

Menanggapi hal tersebut, Rektor UMK Prof Darsono menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti surat dari PWI Kabupaten Kudus. Apalagi saat ini, katanya, Yayasan Pembina UMK juga tengah melakukan proses investigasi terkait persoalan Sulistyowati.

“Kami mengucapkan terima kasih dan akan segera menindaklajuti surat ini dengan menyampaikan ke yang bersangkutan,” ujar Darsono.

Sementara itu, saat Betanews.id meminta konfirmasi kepada Sulistyowati terkait dirinya diduga menyampaikan pernyataan Ketua PWI Kudus meminta maaf kepadanya, dia hanya menjawab menyerahkan persoalan ini pada kuasa hukumnya.

“Semua akan ada konfirmasi dr kuasa hukum saya,” ujar Sulistyowati kepada Betanews.id, melalui pesan WA.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER