BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kudus berjalan beriringan dari kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota, menuju kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus. Hari ini (13/5/2023) mereka mendaftarkan bacaleg yang akan berkontestasi pada Pemilu 2024 mendatang.
Kantor DPC PKB dan KPU Kudus memang tak jauh, untuk menuju ke kantor KPU, pengurus dan puluhan kader PKB Kudus hanya cukup berjalan kaki. Ini berbeda dengan partai-partai lain di Kudus, yang mendaftarkan bacaleg dengan berkonvoi kendaraan.
Sesampainya di Kantor KPU, semua kader PKB Kudus yang merupakan bakal calon legislatif (bacaleg) pun diterima, termasuk berkas pendaftarannya. Usai melakukan pendafataran, Ketua DPC PKB Kudus Mukhasiron bersyukur, pendaftaran 45 Bacaleg PKB berjalan lancar dan diterima serta dinyatakan lengkap oleh KPU.
Baca juga: Tak Ada Nama Mawahib di Bacaleg, Ketua Golkar Kudus: ‘Sudah Kami Siapkan untuk yang Lain’
“Mudah-mudahan semua Bacaleg nanti bisa berkompetisi dan memenangkan kursi DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) di Kudus,” ujar Mukhasiron kepada Betanews.id.
Untuk target, pihaknya yakin bisa meraih 12 kursi di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Menurutnya, target tersebut sangat realistis, karena hanya menarget tiga kursi di masing-masing daerah pilihan (dapil).
“Saat ini anggota dewan PKB Kudus ada tujuh kursi. Jika kami mematok target 12 kursi di Pileg 2024 mendatang itu sangat realistis,” bebernya.
Mukhasiron, dari 45 yang didaftarkan, ada 16 bacaleg perempuan. Artinya 30 persen kuota perempuan sudah terpenuhi. Sedangkan upaya untuk mencapai target, tentu tak lepas dari suara kaum Nahdliyin di Kudus.
“PKB ini adalah partai yang dilahirkan oleh Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU), tentu banyak saudara NU, termasuk Muslimat, Fatayat, IPNU-IPPNU, Ansor, Banser yang manjadi saudara kami,” ungkapnya.
Baca juga: Andalkan Mantan dan Keluarga Kades, Gerindra Kudus Yakin Raih 9 Kursi DPRD
Disinggung terkait pencalegan Mawar Hartopo yang juga wakil DPC PKB Kudus, Mukhasiron mengatakan, bahwa istri Bupati Kudus tidak mendaftar Bacaleg di Pileg 2024. Ia pun mengaku tak tahu alasannya, yang jelas pihaknya sudah memberikan kesempatan kepada semua pengurus, semua kader bahkan semua masyarakat Kudus yang menginginkan nyaleg di PKB.
“Beliau tidak nyaleg. Namun hingga saat ini status beliau masih jadi wakil DPC PKB Kudus,” jelasnya.
Editor: Suwoko

