BETANEWS. ID, PATI – Sebanyak 250 perantau dari Kabupaten Pati akhirnya tiba di kampung halaman pada Senin (17/4/2023) malam.
Kedatangan pemudik yang berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) menggunakan 5 bus mudik gratis yang disediakan Pemkab Pati itu, disambut oleh Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro dan Forkopimda di Pendapa Kabupaten Pati.
Pada kesempatan itu, Pj Bupati Pati menyampaikan permintaan maaf di hadapan pemudik yang baru tiba tersebut. Sebab, dalam program mudik gratis ini, belum semua warga ter-cover.
Baca juga: Ganjar Lepas Keberangkatan 10.328 Warga Jateng Peserta Mudik Gratis dari TMII Jakarta
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Pati meminta maaf karena baru bisa menyediakan lima bus untuk program mudik gratis tahun 2023. Mudah-mudahan kedepannya kita upayakan,” ujar Henggar.
Meski begitu, jumlah bus mudik gratis tersebut lebih banyak ketimbang Kabupaten Rembang yang hanya menyediakan dua bus.
Pj Bupati Pati pun berjanji akan menambah armada bus pada lebaran tahun depan, mengingat antusiasme tinggi dari warga.
Sementara itu, Tri Utomo, koordinator pemudik yang merupakan warga Desa Margorejo, Kecamatan Margorejo, Pati, itu menyebut, mudik gratis tersebut sangat membantu mereka. Apalagi, harga tiket transportasi kini sudah mahal.
“Program mudik gratis ini tentu sangat membantu warga Pati yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya. Untuk jumlah busnya ini ada lima, Masing-masing diisi 50 pemudik, ” ungkapnya.
Baca juga: Cerita Tukang Ojek di Jakarta yang Terbantu Program Mudik Gratis Pemprov Jateng
Menurut Tri, program mudik gratis tersebut menjadi kesempatan emas baginya dan rekan-rekan sesama perantau.
“Tapi biasanya dulu ada 10 bus. Tahun ini cuma 5 bus. Jadi banyak teman-teman yang belum bisa ikut ini. Terpaksa ya keluar ongkos sendiri untuk mudik,” katanya.
Editor: Suwoko

