BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana memasang lampu darurat di Taman Balai Jagong dalam waktu dekat. Langkah tersebut dilakukan agar Balai Jagong tidak lagi gelap gulita saat malam hari, sebelum Lebaran.
“Kita ambil solusi terbaik. Pihak Dishub (Dinas Perhubungan) akan memberikan lampu darurat yang sekiranya Balai Jagong terang sebelum Lebaran,” ujar Bupati Kudus Hartopo kepada awak media usai mengunjungi pasar murah di halaman kantor Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan), Jumat (14/4/2023).
Kondisi Taman Balai Jagong Kudus selama ini gelap gulita saat malam hari. Kondisi ini telah dikeluhkan warga dan pedagang di lokasi tersebut. Akibat dari kondisi gelapnya taman yang berada di belakang stadion dan Gedung Olahraga (GOR) Kudus, itu sering digunakan orang untuk berbuat mesum.
Baca juga: Tak Ada Anggaran, Ratusan Lampu di Balai Jagong yang Rusak Belum Ada Perbaikan Tahun Ini
Hartopo mengungkapkan, penanganan lampu penerangan di Taman Balai Jagong oleh Dishub itu bersifat sementara. Sebab, lampu di Taman Balai Jagong Kudus merupakan tanggung jawab dari Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora).
“Lampu Balai Jagong itu tanggung jawab Disdikpora. Lampu penerangan di situ menggunakan solarcell (tenaga surya),” bebernya.
Penyebabkan lampu tenaga surya di Balai Jagong mati, kata Hartopo, karena baterainya rusak. Sementara harga baterai lampu solarcell cukup mahal dan dinas terkait tak ada anggaran untuk pemeliharaan.
“Makanya kemarin itu saya agak marah kepada Disdikpora. Kenapa punya tanggung jawab lampu solarcell kok tidak mengambil anggaran pemeliharaan. Akibatnya, sampai sekarang lampu penerangan di Balai Jagong mati dan jadi masalah,” ceritanya kesal.
Baca juga: Lampu Penerangan Mati, PKL Keluhkan Kondisi Balai Jagong Gelap dan Sering Dibuat Mesum
Hartopo pun mengakui bahwa sampai saat ini Taman Balai Jagong masih gelap. Ia juga sudah memanggil pihak Disdikpora dan Dishub, dengan harapan Dishub bisa mengambil alih untuk perbaikan lampu tenaga surya di Balai Jagong.
“Namun, Dishub nyerah. Karena lampu di Taman Balai Jagong solarcell. Oleh karena itu, solusinya nanti sementara Balai Jagong diberi lampu darurat oleh Dishub, agar terang jelang lebaran,” imbuhnya.
Editor: Suwoko

