Empon-Empon Desa Cranggang Ikut Sambut Juri Lomba Desa di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Laos merah yang masih utuh beserta batang dan daunnya tampak di depan kantor Balai Desa Cranggang, Dawe, Kudus. Tak hanya laos merah, tanaman empon-empon lain seperti jahe dan kencur juga ikut hadir menyambut rombongan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi Juri Lomba Desa.

Setelah mendengarkan pemaparan dari Kepala Desa Cranggang, para juri yang didampingi perangkat desa kemudian melihat stand pameran produk UMKM dan produk unggulan Desa Cranggang. Stand tersebut menunjukan berbagai produk olahan seperti telo gondeng, nasi jagung, kue kering, dan basah.

Tak hanya produk-produk olahan, buah-buahan hasil bumi juga ada, seperti jeruk pamelo, pisang byar, pisang emas, alpukat, dondong, nangka, dan sirsak. Ada juga kacang tanah, ubi jalar, ubi talas dan kacang koro.

-Advertisement-

Baca juga: Hartopo: ‘Lomba Desa untuk Maksimalkan Inovasi dan Potensi Desa’

“Hingga saat ini, hasil pertanian masih menjadi andalan desa kami. Karena warga kami kebanyakan petani,” terang Imam, Senin (3/4/2023).

Imam melanjutkan, bahwa saat ini di desanya sudah mulai membuat produk-produk olahan hasil pertanian. Dengan inovasi tersebut, hasil pertanian warga Desa Cranggang bisa memiliki nilai ekonomi lebih.

“Hasil pertanian ini juga sudah mulai kami buat sebuah olahan. Ager lebih menarik dan memiliki nilai ekonomi lebih,” katanya.

“Di bidang ekonomi kreatif, warga kami juga sudah mendapat pelatihan-pelatihan dari PKK. Produk-produk kerajinan hasil dari pelatihan PKK juga kami tampilkan di stand,” katanya.

Ia berharap, Desa Cranggang bisa menjadi juara. Karena pihaknya sudah memberikan yang terbaik untuk lomba desa, sekarang dia menyerahkan kepada juri untuk hasilnya.

“Pokoknya sesuai dengan prosedur kami maksimalkan. Alhamdulillah semua berjalan lancar, warga juga bisa guyub rukun saling membantu,” ujarnya.

Baca juga: Wah, Hadiah Lomba Desa Tingkat Kudus Naik Drastis dari Puluhan Jadi Ratusan Juta

Bupati Kudus, HM Hartopo yang juga hadir pada acara Penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten itu, mengaku bahwa Desa Cranggang merupakan desa yang bagus. Ia juga menyanjung kekompakan masyarakat Desa Cranggang.

“Desa Cranggang bagus, masyarakat juga kompak. Kearifan lokal dan budayanya masih dipertahankan dengan baik,” jelas Hartopo.

Dia menegaskan, bahwa lomba desa tersebut bertujuan agar desa semakin termotivasi untuk lebih baik. “Semoga hasil evaluasi para juri bisa menjadi bahan masukan bagi semua peserta,” tambah Hartopo.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER