BETANEWS.ID, PATI – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Sugiyanto menyebut, International Class Work and Study In Germany Ausbildung Programe bisa menjadi media pengentasan kemiskinan.
Untuk itu, ia mendorong, kerja sama terkait Program Ausbildung tersebut tidak hanya dengan satuan pendidikan atau sekolah saja, tapi bisa lebih luas lagi, yakni dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.
“Kami dari Cabang Dinas Pendidikan mendorong, Global Katalys tidak hanya berhenti kerja sama di tataran sekolah, tapi juga dengan pemprov. Makanya tadi, saya minta agar Global Katalys difasilitasi berkomunikasi dengan Pak Gubernur. Karena ini program yang luar biasa, bisa menjadi media pengentasan kemiskinan,” terang Sugiyanto usai membuka Launching International Class Work and Study In Germany Ausbildung Programe di SMKN 1 Cluwak, Senin (20/3/2023).
Baca juga: Kerja Sama dengan Global Katalyst, SMKN 1 Cluwak Buka Program Magang Kerja ke Jerman
Menurutnya, program seperti ini merupakan kali pertama di Jateng, khususnya di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jateng.
Biasanya, kata Sugiyanto, untuk program magang berasal dari sekolah masing-masing. Sedangkan untuk Program Ausbildung, difasilitasi oleh lembaga nonprofit yang ada di luar negeri, yakni Jerman, untuk bekerja sama dengan satuan pendidikan.
Baca juga: Penghasilan Orang Tua Hanya Rp50 Ribu Sehari, Zaki Bersyukur Bisa Sekolah di SMK Semi Boarding
“Setahu saya, ini kali pertama dan dimulai dari Pati. Ini bagus sekali, makanya saya mendorong agar kerja sama ini tidak hanya tataran sekolah sekolah saja,” harapnya.
Ia pun berpesan kepada siswa yang mengikuti program tersebut untuk bersungguh-sungguh dan mau berkorban meninggalkan kampung halaman untuk belajar di luar negeri.
“Ini adalah kesempatan yang harus kalian pilih. Tidak ada yang tidak mungkin untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

