BETANEWS.ID, PATI – Hingga saat ini, sebanyak 479 rumah di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Pati masih terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, yangmasih tergenang banjir ada 63 rumah.
Dari jumlah tersebut, sebanyak lima kartu keluarga (KK) masih mengungsi. Sebab, hingga kini rumah mereka masih terendam banjir. Terlihat, beberapa rumah yang ditinggal penghuninya itu terlihat sepi dan pintu terkunci rapat.
“Mereka ngungsi di tempat keluarganya yang berada di luar desa. Karena memang rumah mereka terendam banjir, ” ujar Yogi Arief, Kaur Perencanaan Pemerintah Desa Mintobasuki.
Baca juga: Sempat Surut, Banjir di Mintobasuki Pati Kembali Meninggi
Ia menyebut, wilayah di desanya yang masih tergenang banjir berada di RW 1 dan RW 2, Dukuh Jrakah. Sebenarnya, banjir di wilayahnya sudah mulai berangsur surut. Untuk ketinggian air di kawasan jalan masih satu meter lebih. Sedangkan di pekarangan rumah sekitar 10 hingga 18 sentimeter. Menurutnya, tahun ini banjir di desanya sudah empat kali termasuk tadi malam.
“Kalau air banjir sebenarnya pasang surut. Yang paling parah itu Januari lalu. Kemudian surut dan air naik lagi, lalu turun lagi,” sebutnya.
Baca juga: 479 Rumah di Mintobasuki Pati Masih Terdampak Banjir
Sementara itu, Yati, salah satu warga yang memilih bertahan, meskipun rumahnya terendam banjir mengatakan, ia membuat ranggon untuk tinggal sementara menunggu banjir surut.
“Enak di rumah sendiri Mas, lebih nyaman. Ya tinggal di ranggon dulu meskipun sempit. Ini bongkarnya nunggu banjir sampai benar-benar surut,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

