BETANEWS.ID, KUDUS – Penyelenggaran tes seleksi perangkat desa di Kabupaten Kudus pada Selasa (14/2/2023) kemarin menyisakan banyak permasalahan. Terutama terkait berubahnya skor nilai yang didapat peserta. Sehingga banyak peserta yang kecewa.
Merespon keresahan tersebut, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kudus pun membuka hotline aduan bagi para peserta seleksi perangkat desa yang merasa ada kecurangan.
Ketua LBH GP Ansor Saiful Anas mengatakan, hotline aduan itu untuk memfasilitasi para peserta seleksi perangkat desa yang tidak puas dengan hasilnya. Sebab, pihaknya menemukan ada beberapa kejanggalan terkait dengan pelaksanaan seleksi perangkat desa di Kudus.

Baca juga: Istrinya Gagal jadi Perangkat Desa Gegara Nilai Tes Berubah Hingga Tiga Kali, Huda Lakukan Sanggah
“Ada beberapa kejanggalan yang akhirnya membuat para peserta seleksi perangkat desa tidak puas dengan hasilnya. Tidak terjadi di satu desa tapi banyak desa,” ujar pria yang akrab disapa Anas kepada Betanews.id, Rabu (15/2/2023).
Kemarin setelah tes seleksi selesai, ungkap Anas, ada beberapa desa yang pelaksanaannya dianggap janggal dan sudah mengadu ke LBH GP Ansor. Di antaranya, Desa Sidorekso, Desa Lambangan, Desa Medini, Desa Sadang, Desa Kesambi, serta ada beberapa desa yang lain.
“Sementara peserta yang sudah mengadu ke kami secara resmi ada 15 orang. Kebanyakan mereka mengadu nilai hasil tes diumumkan beberapa kali dan berubah-ubah,” bebernya.
Mereka yang mengadu adalah peserta tes yang menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT). Yang seharusnya nilainya bisa langsung keluar tapi harus menunggu beberapa jam.
Baca juga: Disebut Lebih Transparan, Tes Pengisian Perangkat Desa Ngembalrejo Kudus Gunakan Metode LJK
“Selain ada perubahan nilai. Ada juga yang nilai itu harusnya keluar pukul 3 sore, ketika selesai ujian terus muncul. Tapi jam 7 malem baru keluar. Ini kan janggal,” tandasnya.
Oleh karenanya, bagi peserta seleksi perangkat desa di Kabupaten Kudus yang tak puas dengan hasil tes. Bisa mengadu ke LBH Ansor Kudus. Hotline sudah disebar ke media sosial GP Ansor Kudus mulai Instagram dan media sosial lainnya.
“Atau juga bisa menghubungi saya langsung ke nomor 08562706707 selaku Ketua LBH GP Ansor Kudus. Kami akan berikan pendampingan gratis,” imbuhnya.
Editor: Kholistiono

