BETANEWS.ID, KUDUS – Posisi Direktur PDAM Tirta Muria Kudus yang kosong kurang lebih dua tahun akhirnya sudah terisi sejak Selasa (1/2/2023). Posisi itu ditempati oleh Winarno, warga Kabupaten Grobogan. Dia akan bertugas selama lima tahun mulai 2023 hingga 2027.
Terkait warga luar daerah yang mengisi jabatan direktur tersebut, Bupati Kudus HM Hartopo membeberkan bahwa memang tak ada warga Kudus yang mendaftar.
“Lha yang daftar orang luar semua. Orang Kudus tidak ada yang daftar,” ujar Hartopo saat ditemui di Pendapa Kudus, Rabu (1/2/2023).
Baca juga: Hartopo Sebut Pelanggaran Disiplin Oleh ASN Kudus Didominasi Oleh Guru
Hartopo mengungkapkan, yang daftar untuk jabatan direktur PDAM Tirta Muria jumlahnya ada tiga orang, satu orang Bangkalan Madura dan dua dari Grobogan.
“Ketika tes wawancara yang satu dari Bangkalan itu diterima di PDAM Bangkalan. Tinggal dua, semua dari Purwodadi (Grobogan). Jading gak ada yang dari Kudus,” kata Hartopo.
Hartopo pun mengaku tak kenal dengan direktur PDAM Tirta Muria yang baru tersebut. Bahkan ia hanya dua kali bertemu yakni saat tes dan kemarin ketika tanda tangan kontrak. Bahkan ia pun lupa namanya.
“Wah namanya lupa saya. Baru dua kali ketemu, pas tes dan kemarin sewaktu tanda tangan kontrak kerja,” jelasnya.
Dia mengatakan, terkait pengisian jabatan direktur PDAM Tirta Muria semua dipercayakan kepada tim seleksi.
Baca juga: Cerita Hartopo Keliling Perusahaan Swasta Agar Mau Investasi di Kudus tapi Tak Ada Hasilnya
“Tes wawancara kemarin juga aku pasrahkan kepada pak Asisten 2 bagian perekonomian,” bebernya.
Dia pun berharap, siapa pun yang jadi direktur utama PDAM Tirta Muria saat ini harus bisa membawa perusahaan daerah tersebut menjadi lebih baik. Harus punya leadreship dan managerial yang bagus, serta harus punya inovasi agar bisa mencapai target yang ditetapkan.
“Targetnya tentu profit dan pelayanan kepada masyarakat agar lebih baik. Jika tidak, tentu akan kita evaluasi,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

