BETANEWS.ID, SEMARANG – Tidak tinggal diam dengan adanya permasalahan banjir yang sering terjadi akhir-akhir ini di beberapa titik.
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah menyiapkan upaya preventif untuk mengatasi banjir, salah satunya dengan melakukan pemasangan pipa resapan air horizontal di setiap kelurahan.
Pemasangan pipa air ini, diklaim bisa menjadi senjata ampuh untuk mengendalikan banjir di Kota Semarang.
Plt Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu menerangkan, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, butuh upaya lain agar tidak mengandalkan drainse dan saluran di pemukiman warga saja. Sehingga perlu upaya lain selain mengalirkan air hujan ke sungai untuk menghindari genangan.
Baca juga: Pemkot Semarang Siapkan Aplikasi Pantau Banjir
“Salah satu pengendali, karena ketika semua harus lewat sungai kan berat. Sehingga ada upaya yang tidak hanya dengan sungai, karena kadang salurannya kecil dan limpasannya banyak, ini dicegah dengan pipa resapan horizontal,” ujarnya.
Pihaknya menyebut, Pemkot Semarang kini sudah memasang pipa resapan air horizontal di tiga kelurahan, yaitu Jabungan, Sendangmulyo, dan Wonosari. Hal ini akan terus dikembangkan sampai terpasang di tiap-tiap kelurahan.
“Sehingga air yang turun ke bawah itu tidak limpas. Itu salah satu upaya, karena bicara daerah-daerah pemukiman dan perumahan kan kadang-kadang salurannya kecil-kecil, sedangkan hujannya banyak,” ujarnya.
“Jadi air yang dari talang itu akan ke bawah, kemudian akan dimasukkan ke pipa peresapan. Sehingga air hujan tidak masuk ke drainase, tetapi langsung ke tanah,” lanjut Mbak Ita, sapaan akrabnya.
Selain di tiga kelurahan di atas, pipa resapan air juga sudah dipasang di Simpang 5 Semarang. Beberapa titik jalan yang sering terjadi genangan air saat hujan, nantinya juga akan dipasang pipa tersebut.
“Makanya kalau Simpang 5 curah hujannya tinggi, air limpas kan meresap. Ini akan juga kita lakukan termasuk di daerah Jalan Depok, Imam Bonjol, dan ini yang berpotensj terjadi banyak genangan,” ujarnya.
Pipa resapan air berguna untuk mencegah terjadinya genangan air ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Dengan pipa ini, diharapkan air dapat terserap ke tanah dan tidak melimpas dan menggenang di pemukiman warga.
Baca juga: Jadi Salah Satu Penyebab Banjir, DPRD Semarang Usulkan Sanksi Bagi Pengembang Nakal
“Diharapkan yang pertama air tidak akan limpas, kedua untuk mencegah penurunan tanah. Kemudian untuk konservasi, karena begitu banyak air yang ada di dalam, ini kan untuk menjaga tanah-tanah tersebut,” kata Ita.
Saat ini, pemkot sedang menggodok draft Peraturan Wali Kota yang nantinya akan mengatur bahwa izin pembangunan perumahan, hotel, maupun pabrik harus juga disertai pembangunan pipa resapan air.
“Dan (pemasangan pipa resapan) itu nanti akan terus kita kembangkan. Draft Perwal sudah ada, nanti untuk setiap pembangunan, baik rumah, izin hotel, pabrik harus membuat itu,” tutup Ita.
Editor: Kholistiono

