Kalahkan Saudara Mudanya, Tim Porvit Tanjung Karang Juara Bola Voli Bupati Kudus Cup

BETANEWS.ID, KUDUS – “Perang Saudara” terjadi Final Kejuaraan Bola Voli putra Bupati Cup Kabupaten Kudus. Tim Porvit Desa Tanjung Karang Kecamatan Jati, mengalahkan adik mudanya Tim Porvotam 2-1 dalam pertandingan tiga set, di Gedung Olah Raga (GOR) Bung Karno Kudus.

Bupati Kudus HM Hartopo datang langsung menyaksikan pertandingan final tersebut dengan didampingi oleh Ketua Persatuan Bola Voli Indonesia (PBVSI) Kudus yakni Riduan. Usai pertandingan Bupati menyerahkan langsung hadiah utama sebesar Rp 6 juta untuk juara satu.

Final antara Tim Porvit dengan Provotam dalam laga Bupati Kudus Cup. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga: UNS Gelar Kejurnas DBON Cabor Bulu Tangkis, Voli, dan Atletik Berhadiah Total Rp75 Juta

-Advertisement-

Hartopo mengatakan, pertandingan final voli ini seru dan pemainnya bagus-bagus. Untuk yang menang dan juara agar selalu ditingkatkan. Sementara yang kalah, harus perlu dievaluasi.

“Kejuaraan bola voli ini sangat luar biasa dan saya sangat mengapresiasi. Karena melalui kejuaran ini akan mampu menjaring bibit unggul pemain bola voli Kabupaten Kudus,” ujar Hartopo kepada awak media, Kamis (29/12/2022).

Apalagi, lanjutnya, bola voli di Kudus yang mulanya hanya sekadar hobi dan komunitas, kini banyak pemain profesionalnya hingga menjadikan bola voli sebagai profesi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan memacu motivasi atlet-atlet bola voli agar lebih berprestasi.

“Untuk Porprov Bola Voli tahun depan, Kudus harus juara. Target harus bisa emas,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PBVSI Cabang Kudus Riduan mengatakan, kejuaraan bola voli Bupati Kudus Cup ini diikuti oleh 34 tim dari seluruh Kota Kretek. Kejuaran dimulai pada tanggal 16 November 2022 dan finalnya hari ini antara klub Porvit dan Porvotam.

“Dua-duanya klub bola voli dari Desa Tanjungkarang. Porvotam itu Persatuan Olahraga Voli Tanjungkarang Muda,” ujar Riduan.

Dia mengatakan, sebenarnya klub yang ingin ikut serta dalam kejuaraan bola voli Bupati Kudus Cup ada 50 tim. Namun, karena daftar pemainnya sesuai Kartu Keluarga (KK) dan harus Kudus, sehingga banyak yang tak lolos.

Baca juga: Ikuti Kejurnas Bola Voli U-17, KONI Kudus Iming-Imingi Bonus jika Juara

“Tim dan pemainnya itu harus orang asli Kudus. Selain itu juga menggunakan ID Card, sehingga pemain tak bisa main di dua tim sekaligus,” ungkapnya.

Disinggung terkait kejuaran Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah untuk cabang bola voli di tahun 2023, Riduan mengaku targetnya tetap emas. Apalagi, Kudus ini sebagai juara bertahan.

“Targetnya emas. Namun, saya dengar Kabupaten Grobogan itu ada empat pemain Nasional, tapi kita tidak takut,” tandasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER