31 C
Kudus
Selasa, November 29, 2022
BerandaPENDIDIKANMurka Ada Kasus...

Murka Ada Kasus Perundungan Siswa Tak Berjilbab di Sragen, Ganjar: ‘Guru Itu Membimbing Bukan Membully’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan tidak boleh ada lagi kasus guru melakukan perundungan kepada siswa. Ganjar tak segan-segan akan menindak tegas para pelaku jika ada kasus lagi di kemudian hari.

“Satu yang saya peringatkan dengan keras adalah bullying. Semua guru tidak boleh membully muridnya dengan alasan apapun,” tegas Ganjar usai melepas Kontingen Jawa Tengah pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVII Tahun 2022 di Gradhika Bhakti Praja, Senin (14/11/2022).

Ancaman ini dikeluarkan Ganjar usai mendapati Siswi SMA Negeri 1 Sumberlawang, Kabupaten Sragen, S (15), menjadi korban perundungan oleh gurunya gegara tidak memakai jilbab. Sampai saat ini S enggan masuk sekolah lantaran merasa takut.

- Ads Banner -

Baca juga: Ganjar: ‘Pesantren Cetak Santri yang Mampu Membawa Kemajuan Bangsa’

Orang tua S, Agung Purnomo, mengungkapkan, setelah kejadian tersebut, anaknya masih mau berangkat ke sekolah. Namun, karena diduga dirundung oleh kakak kelas, S minta dijemput pulang dan enggan masuk sekolah lagi.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, para siswa harus berkembang dan keberadaan guru adalah membimbing, bukan malah sebaliknya.

“Biarkanlah mereka bisa berkembang mestinya guru memberikan konseling kepada mereka dengan baik bukan kemudian membully. Atas alasan apapun,” ujarnya.

Untuk itu, Ganjar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga telah berpesan untuk mengingatkan para guru. Ganjar tak segan mencopot guru jika terlibat kasus yang sama di kemudian hari.

Baca juga: Ganjar Minta Agar Sekolah Jadi Tempat yang Menyenangkan Bagi Anak

“Kalau perlu nanti jika kita menemukan temuan lain, seluruh guru saya minta tanda tangan. Kalimat terakhir harus siap, kalau saya melakukan itu, dicopot. Saya tegas,” ucapnya.

Ketua PP Kagama ini mengatakan telah berulangkali mengingatkan masalah perundungan di lingkungan sekolah.

“Hari ini dipanggil DPRD, mudah-mudahan bisa terlihat apa motifnya. Saya sudah mengingatkan ini berkali-kali jadi kalau anda melanggar, anda berhadapan dengan saya,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler