31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Rintis Entog Asap Cowbois Karena Kepepet, Cuan Gede Malah Bikin Sinyo Betah di Usaha Kuliner

BETANEWS.ID, KUDUS – Asap tampak mengepul dari dapur sebuah warung yang berlokasi di Jalan Mulya (belakang DPRD Kudus), Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Seorang pria di sana, terlihat memasukan beberapa ekor entok untuk diasapi.  Pria itu adalah Daniel Setiadi (38), pemilik Entog Asap Cowbois.

Saat ditemui, pria yang akrab disapa Sinyo itu bersedia berbagi kisah tentang usaha yang dirintisnya sejak 2020 lalu. Karena tuntutan keadaan lah dirinya memutuskan untuk berjualan entok asap yang ketika itu jarang ditemui di Kudus.

Ayam Goreng kampung jadi andalan baru Entog Asap Cowbois. Foto: Erna Safitri

Sinyo menyebut, saat itu beberapa usahanya tidak berjalan karena terdampak Pandemi Covid-19. Mulai dari usaha sparepart dan aksesoris yang berjalan 10 tahun lamanya, lalu usaha petshop yang bertahan setahun, begitu pun usaha kuliner ayam gepreknya di Semarang yang tutup karena sepi pembeli.

-Advertisement-

Baca juga: Ayam Goreng Kampung di Warung Entog Asap Cowbois Ini Rasanya Gurih Dagingnya Juicy

“Sebetulnya karena kepepet waktu Corona, usaha dagang saya semuanya tidak berjalan. Kuliner ayam geprek di Semarang yang awalnya ramai lalu sepi. Terus kepikiran bikin usaha entok ini dengan pembedanya diasap,” katanya, Kamis (13/10/2022).

Ia mengaku, sebelumnya tidak memilik keahlian memasak. Karena usaha yang hendak dirintisnya adalah kuliner, maka mau tidak mau ia harus belajar. Ia kemudian mencari tahu cara memasak dan mengolah entok asap secara otodidak melalui buku resep dan YouTube.

Setelah beberapa kali mencoba dan mendapatkan resep yang pas, sinyo memberanikan diri membuka warung yang dinamai Entog Asap Cowbois. Meskipun merintis ketika awal pandemi, dirinya mengaku masih bisa bertahan karena mempunyai pembeda baik dari cita rasa dan juga olahan entok asapnya.

“Suka dukanya ketika sepi pelanggan apalagi dulu bukanya pas Corona. Waktu PPKM yang diberlakukan jam malam kita tidak terlalu terdapak karena tutupnya sore hari,” beber Sinyo.

Tak hanya itu, ia juga menambahkan beberapa menu lain selain entok asap dan olahan entok, di antaranya ikan nila bakar, ikan nila goreng, gurame bakar, gurame goreng, snack, dan aneka minuman.

Baca juga: Tak Cuma Gurih dan Empuk, Olahan Entok Asap Cowbois Juga Nol Kolestrol

Warung Entog Asap Cowbois ini buka setiap hari mulai pukul 9.00 hingga pukul 21.00 WIB dan bisa melalui kopdar. Selain itu juga melayani pesanan entok dan menu lainnya dalam partai kecil atau pun besar.

“Sehari untuk entog asap sekitar 20-an porsi, kalau ayam kampung ini karena menu baru jadi sekitar 10-15 porsi, tetapi banyak juga peminatnya. Pelanggannya dari Kudus, Pati, Demak sampai Semarang,” katanya.

Sinyo berharap, usahnya itu dapat terus berjalan dan ramai pelanggan. Serta semakin suka dengan menu-menu baru yang ditawarkan, tentunya dapat berkembang dan membuka cabang.

“Harapan ke depannya semakin ramai, dan pelanggan yang dulu ke sini lagi. Pelanggan semakin suka dengan menu baru dan bisa buka cabang,” pungkas pria satu anak itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER