31 C
Kudus
Kamis, Desember 1, 2022
BerandaJATENGModal Nekat dan...

Modal Nekat dan Tak Bisa Bahasa Inggris, Petani Kopi Temanggung Mampu Ekspor 20 Ton ke Eropa

BETANEWS.ID, TANGERANG – Kegembiraan menyelimuti petani kopi yang tergabung dalam Komunitas Kopi Bersenyum Temanggung (Kopi Berteman), Rabu (19/10/2022). Pasalnya, mereka baru saja menyepakati perjanjian ekspor biji kopi arabika wine ke pasar Eropa dan Timur Tengah.

Sekretaris Kopi Berteman Nur Ahsan menjelaskan, kesepakatan tersebut terjadi dalam acara Trade Export Indonesia (TEI) ke 37 tahun 2022, di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai City (ICE, BSD City), Tangerang.

Alhamdulillah ini modal nekat, kita semua berangkat ke sana nggak ada yang ngerti Bahasa Inggris, dan bisa ekspor kopi ke Belanda,” kata Ahsan saat dihubungi.

- Ads Banner -

Baca juga: Kopi Biji Alpukat Ini Sensasi Rasanya Begitu Unik, Harganya Cuma Segini

Ahsan menjelaskan, total biji kopi arabika wine yang akan diekspor sebanyak 20 ton green bean dengan harga Rp160 ribu per kilogram. Ini menjadi pengalaman baru bagi para petani kopi Temanggung yang ikut serta.

“Kenapa luar biasa, kesepakatan ini terjadi antara buyer dan langsung ke petani, sehingga ada keuntungan yang sangat signifikan yang dirasakan oleh petani secara langsung,” katanya.

Tak hanya satu buyer, Ahsan membeberkan, pada Kamis (20/10/2022) juga akan disepakati kerja sama ekspor dengan pembeli dari Timur Tengah. Namun, Ahsan belum bisa mengungkapkan nilai perjanjian ekspor biji kopi ke Mesir tersebut.

“Mohon doanya semoga pelaksanaannya besok dilancarkan,” katanya.

Baca juga: Ngopi di Pawon Luwak Coffee Bisa Sekaligus Belajar Membuat Salah Satu Kopi Termahal di Dunia

Ahsan mengatakan, selain pengalaman baru, hal ini juga mengawali babak baru petani Kopi Temanggung merambah pasar internasional. Ahsan menyebut, Kopi Temanggung yang punya kekhasan rasa tembakau bisa makin dikenal dunia.

“Sekaligus tantangan juga buat kami untuk lebih meningkatkan kualitas,” ujarnya.

Ahsan berharap, pengalaman ini jadi pembelajaran sekaligus tahap untuk meningkatkan kualitas kopi Temanggung. Sehingga nantinya, kata Ahsan, para petani bisa mengekspor roast bean yang harganya bisa lebih tinggi menyentuh Rp200 ribu per kilogram. “Apalagi ekspor ini akan berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler