31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Kunjungan Wisatawan ke Jateng Sampai Agustus Capai 26 Juta Orang

BETANEWS.ID, PURBALINGGA – Kunjungan wisatawan di berbagai destinasi plesiran di jawa Tengah sampai Agustus 2022 mencapai 26 juta orang. Jumlah ini sudah melebihi target yang hanya 11 juta orang.

Hal ini tak lepas dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengembangkan sektor sport tourism, desa wisata, dan berbagai event, serta pengembangan destinasi. Hal itu juga didukung dengan kebijakan pemerintah kabupaten atau pemerintah kota, yang kompak menarik wisatawan, dengan berbagai ajang.

Objek Wsata Lembah Asri di Purbalingga. Foto: Ist

Kabid Pemasaran Pariwisata Disporapar Jateng Setyo Irawan mengatakan, jumlah ajang sport tourism (olahraga berbasis wisata) yang telah digelar mencapai 121 event. Dua event besar macam Tour De Borobudur dan Borobudur Marathon pun sudah di depan mata.

-Advertisement-

Baca juga: Punyak Banyak Destinasi Wisata, Desa Wanurejo Bisa Masuk List saat Kunjungi Magelang

Meskipun target telah dicapai, menurut Setyo itu tidak lantas membuat Pemprov Jateng bersantai. Pemerintah tetap menarget jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi, seperti Borobudur, Dieng, Solo, Sangiran, Karimunjawa Solo, serta beberapa tempat lain.

“Minat wisatawan ke Jateng untuk pariwisata tinggi sekalian kita genjot bisa melebihi atau minimal sama sebelum pandemi itu sekitar 49 juta. Untuk mengejar 13 juta di 2022 harapannya bisa atau sama seperti sebelum pandemi,” paparnya saat pertemuan forum komunikasi Desa Wisata di D’Las Desa Serang, Purbalingga. Sabtu (1/10/2022).

Menurutnya, Jateng kini punya 1.235 destinasi wisata yang terdaftar dan  818 desa wisata. Oleh karena itu, Pemprov Jateng giat melakukan penguatan, di antaranya pemberian bantuan gubernur, untuk desa yang telah diverifikasi.

Baca juga: Menikmati Keindahan Panorama Bendungan Logung dengan Perahu Wisata

Untuk desa wisata kategori maju bantuannya mencapai Rp1 miliar, sementara desa wisata berkembang Rp500 juta dan desa wisata rintisan Rp100 juta. Tahun 2022 ada 131 desa wisata yang memeroleh bantuan total Rp18,5 miliar.

“Komunikasi kita dengan desa wisata per 3 bulan ada pertemuan rutin. Kami juga punya grup WA sebanyak 818 desa wisata yang berkomunikasi. Peningkatan SDM dengan bertukar informasi, menularkan pengalaman dari desa wisata yang sudah maju ke yang lain,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER