31 C
Kudus
Selasa, November 29, 2022
BerandaSEMARANGIta Minta Penyaluran...

Ita Minta Penyaluran Program Rehabilitasi RTLH Tepat Sasaran Sesuai Database

BETANEWS.ID, SEMARANG– Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) melakukan sosialisasi penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada masyarakat Kota Semarang, Rabu (19/10/2022). Kegiatan dibuka langsung oleh Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Plt Wali Kota yang kerap disapa Mbak Ita mengungkapkan, supaya pelaksanaan program bantuan penanganan RTLH dapat berjalan sesuai target, maka ia mengimbau kepada seluruh jajaranya agar terus memperbarui database, sehingga bantuan tepat sasaran.

Ia menegaskan, data base nantinya harus valid dan akurat, agar memudahkan dalam menentukan calon penerima program RTLH.

Pembukaan acara sosialisasi penanganan RTLH di Kota Semarang. Foto: Ist.
- Ads Banner -

Baca juga: 86 Warga Kecamatan Wonosalam Dapat Bantuan RTLH dari Pemkab Demak

“Bantuan ini merupakan hak seluruh masyarakat. Karena papan merupakan hajat penting bagi masyarakat, sehingga dalam proses pembagian nantinya supaya bisa berjalan sesuai dengan data base,” ujar Mbak Ita.

“Jangan sampai datanya tertukar antara yang rumah biasa malah diberi dana bantuan yang dari pemerintah pusat, jika seperti itu nantinya tidak sesuai kebutuhan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mbak Ita menuturkan, jika Pemerintah Kota Semarang juga mendapat bantuan berupa Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR. Sehingga dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Semarang.

“Dikarenakan bantuan yang diberikan oleh BSPS lebih fleksibel, maka bisa diarahkan pada rumah-rumah dengan kondisi yang kurang layak huni, seperti di daerah Mijen, Mangkang, Bandarharjo, Tanjungmas. Sehingga ke depannya hasilnya akan terlihat lebih maksimal,” ujarnya.

“Harus dilihat potensi masing-masing yang akan dibantu RTLH nya. Berdasar data yang ada, tinggal 6.111 rumah saja yang belum ditangani,” tambahnya.

Pemerintah Kota Semarang untuk saat ini sedang membuat cluster kemiskinan prioritas. Dengan data kemiskinan prioritas nantinya akan lebih terlihat dan mudah dalam pembagian bantuan tersebut.

Baca juga: Ganjar Serahkan Langsung Bantuan RTLH, Sumarno: ‘Nggak Nyangka Pak Ganjar Mau ke Tempat Saya’

“Jadi nanti bagi yang memang sudah terdata dapat bantuan akan tetap dapat, tetapi tetap diprioritaskan. Kalau BSPS ini kan swadaya dengan anggaran yang lebih besar, maka ini bisa digunakan untuk daerah yang kondisinya sangat tidak bagus,” ujar Ita.

Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Disperkim kota Semarang, Ali menjelaskan, untuk rekapitulasi rehabilitasi RTLH di Kota Semarang tahun 2022 yang sudah ditangani adalah sebanyak 1.713 unit RTLH.

“Rehabilitasi RTLH yang menggunakan dana APBN atau DAK sebanyak 81 unit, APBN (BSPS) sebanyak 916 unit, APBD Kota Semarang sebanyak 711 unit dan yang berasal dari dana CSR adalah sebanyak 5 unit,” beber Ali.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler