31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaSEMARANGBPBD Semarang Gelar...

BPBD Semarang Gelar Rakor Persiapan Gladi Lapang Bersama

BETANEWS.ID, SEMARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Kantor BPBD Kota Semarang, Jumat (21/10/2022). Rakor ini bertujuanuntuk membahas tentang tindak lanjut sarasehan relawan dalam rangka persiapan gladi lapang

Gladi lapang merupakan kegiatan rutin yang sering dilakukan oleh para relawan. Melalui Gladi Lapang ini diharapkan kapasitas relawan bisa ditingkatkan dan lebih sigap dalam mitigasi bencana, mengingat saat ini curah hujan di Kota Semarang sedang tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Semarang Anggie Adhitya mengatakan, bahasan utama rakor ini merupakan skema dan konsep yang akan diusung dalam gladi lapang. Rencananya, gladi lapang akan dilaksanakan pada 8 November 2022 mendatang.

- Ads Banner -

Baca juga: Masuki Musim Hujan, BPBD Kudus Lakukan Berbagai Persiapan untuk Antisipasi Banjir dan Longsor

“Saya yakin mereka semua sudah profesional, sehingga sifatnya ini hanya untuk koordinasi dan persiapan konsep maupun tema pada saat nanti di lapangan,” ujarnya.

Di samping itu, BPBD Kota Semarang juga terus melakukan peningkatan kapasitas relawan melalui beragam pelatihan. Komunitas yang hadir pun mempunyai program penguatan masing-masing.

Kemudian untuk jumlah peserta Rakor ada 64 kelurahan Siaga Bencana (KSB) dan lebih dari 30 kelompok lintas komunitas. KSB sendiri merupakan kelompok yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Semarang di kelurahan-kelurahan yang dinilai rentan bencana.

“KSB sampai dengan saat ini sudah terbentuk ada 64 dari 117 Kelurahan. Nah, 64 ini memang kita prioritaskan untuk wilayah-wilayah yang berpotensi ataupun yang rentan terkait dengan bencana,” katanya.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, BPBD Jateng Sebut Semua Daerah di Jateng Rawan Bencana

Tak lupa, Anggie juga menyampaikan apresiasinya kepada teman-teman relawan di Kota Semarang. Menurutnya, sinergitas antara BPBD dan kelompok relawan harus tetap dijaga hingga menghasilkan kinerja yang maksimal dalam melayani masyarakat.

“Kita kalau nggak ada relawan, kita gak bisa. BPBD Kota Semarang berjalan sendiri nggak bisa. Kita harus ada relawan dari KSB termasuk dari lintas komunitas yang hadir ini,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler