BETANEWS.ID, KUDUS – Proyek Stadion Djarum yang berada di Desa Rendeng, Kecamatan/Kabupaten Kudus sudah mencapai 40 persen. Bangunan yang ditargetkan rampung awal 2023 itu akan berkapasitas 1.100 penonton.
Pengawas Proyek Stadion Djarum Panggah Wirawan mengatakan, stadion yang akan digunakan sekolah sepak bola (SSB) Djarum itu, dibangun di atas lahan 3,5 hektare. Rencananya, proyek yang dimulai sejak 23 Mei 2022 itu akan punya satu tribun dengan tinggi 16 meter dari lantai hingga atap. Kemudian panjang 87 meter dan lebar 18,4 meter.

“Stadion Djarum tidak hanya untuk bermain sepak bola. Nantinya juga ada lintasan atletik dengan delapan line sesuai standar dan lapangan panahan yang mampu memuat delapan papan bidik. Sedangkan di luar, dilengkapi dengan tempat parkir motor di sebelah Utara tribun, dan bus di sebelah Selatan tribun,” terangnya.
Baca juga: Audisi Umum PB Djarum Kembali Digelar Tahun Ini, Catat Tanggalnya
Ia menjelaskan, ukuran lapangan sesuai standar FIFA yaitu 105 X 68 meter dengan menggunakan rumput sintetis. Dilengkapi dengan sistem drainase atau pembungan air yang sesuai standar agar kondisi lapangan tidak becek ketika turun hujan.
“Pemasangan rumput stadion ini sesuai standart FIFA , dengan sistem drainase menggunakan pipa evaporated, kemudian dilapisi geotextile non woven, dilapisi lagi dengan basecose, kemudian di atasnya dikasih batu skrining, baru rumput sintetis yang ditaburi ruber silika standart Internasional Association of Athletics Federation (IAAF),” jelasnya.
Pemilihan rumput sintetis tersebut, lanjutnya, karena perawatannya lebih mudah dan harga lebih murah dibandingkan dengan rumput biasa. Tak hanya itu, stadion tersebut nantinya memiliki ruangan ganti pemain yang berfasilitas AC dan ada loker room.
Editor: Ahmad Muhlisin

