31 C
Kudus
Senin, Oktober 3, 2022
spot_img
spot_img
BerandaSEMARANGGanjar: ‘Warga yang...

Ganjar: ‘Warga yang Potong BLT BBM Itu Pengkhianat Negara’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tegas mengatakan mereka yang bermain atau memotong bantuan kepada masyarakat tidak mampu merupakan pengkhianat negara. Kecaman ini ia lontarkan untuk menyikapi istri perangkat desa di Kabupaten Blora yang meminta uang sumbangan dari penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Tidak boleh ada yang mengganggu pelaksanaan dana kompensasi BBM. Maka mereka yang bermain hal kotor di sini, itu pengkhianat negara,” tegas Ganjar saat memberikan arahan secara daring kepada Camat, Kepala Desa, serta aparatur negara dan Forkompimda se-Kabupaten Blora, Rabu (21/9/2022).

Ganjar menjelaskan, kenaikan BBM itu sudah melalui pertimbangan matang setelah harga minyak dunia terus naik. Penyesuaian itu dengan cara memangkas subsidi BBM yang saat ini sudah mencapai Rp502 triliun untuk kemudian dialokasikan ke sektor lain.

- Ads Banner -

Baca juga: Ganjar Geram Terima Laporan Istri Perangkat Desa di Blora Sunat BLT BBM Rp20 Ribu per Orang

“Memangnya kita menaikkan BBM itu dengan tertawa dan bersenang-senang? Tidak. Ini sudah melalui pertimbangan matang. Penyesuaian musti dilakukan. Bukan menaikkan tetapi mengurangi subsidi,” jelasnya.

Ganjar menyayangkan ketika pemberian BLT BBM kepada masyarakat tidak mampu justru diselewengkan. Kasus terakhir yang sampai ke telinga Ganjar adalah seorang istri dari perangkat desa di Kabupaten Blora yang memotong uang bantuan kompensasi BBM itu. Dalih pelaku adalah uang potongan itu untuk sumbangan.

Terkait kasus itu, Ganjar mengapresiasi gerak cepat dari kepolisian yang langsung memeriksa dan Bupati Blora yang langsung mengumpulkan Camat, Kades, dan Forkompimda.

Baca juga: Ganjar Akan Perjuangkan Kemudahan Distribusi Solar untuk Petani yang Dibatasi Sejak Harga BBM Naik

“Saya mengingatkan kepada mereka, nggak boleh, apapun nggak boleh (memotong bantuan) dan kita minta ini peringatan terakhir. Kalau nggak besok diproses, pasti diproses,” katanya.

Ganjar juga meminta selama pembagian BLT BBM ini sekaligus sebagai verifikasi dan validasi data. Sebab, masih ada laporan bahwa ada masyarakat dalam kategori mampu bahkan nama seorang kepala desa masuk dalam daftar penerima bantuan.

“Saya sudah minta agar hasil verifikasi dikirim ke Mensos dan saya akan ikut pantau. Satu juga ingatkan lagi  nggak boleh memotong seluruh bantuan yang ada,” tuntas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,327PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler