31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaSEMARANGDongkrak Perokonomian Warga,...

Dongkrak Perokonomian Warga, Ibu-ibu di Randusari Semarang Dilatih Sulam Pita

BETANEWS.ID, SEMARANG – Untuk mendongkrak perekonomian masyarakat, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, menggelar kegiatan untuk pemberdayaan masyarakat dan perempuan melalui Pelatihan Sulam Pita. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kelurahan Randusari dan diikuti oleh 20 perwakilan ibu-ibu warga Kelurahan Randusari, Senin (26/9/2022).

Lurah Randusari Fanni Kurniawan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendongkrak giat UMKM di Kelurahan Randusari dan perekonomian masyarakat. Ia pun mengaku, akan mengawal pelatihan tersebut sampai ke tahap pemasaran.

Ibu-ibu di Kelurahan Randusari ikuti pelatihan sulam pita. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga: Fashion Show Karya Peserta Pelatihan Membatik dan Menjahit BBPVP Semarang

- Ads Banner -

“Tujuannya biar ibu-ibu bisa ikut UMKM dan menumbuhkan perekonomian di Kelurahan Randusari. Rencananya nanti kegiatan ini berlanjut. Kita akan bantu untuk progres pemasaran dan kegiatan ibu-ibu di Kelurahan Randusari agar membantu perekonomian mereka juga,” katanya.

Sementara itu, Iin Indarti, Tutor Ruang Belajar Modern (RBM) Keterampilan Provinsi Jateng mengungkapkan, ia telah menyiapkan peralatan dan bahan dalam pelatihan kali ini untuk mempermudah peserta. Pada kegiatan ini, ia mengajarkan teknik dasar untuk ibu-ibu dalam pembuatan sulam pita tersebut.

“Pelatihan sulam pita kali ini menggunakan teknik dasar, seperti bagaiman cara memasukkan pita ke jarum, memasang bidangan. Karena kalau pemula kan benar-benar awam ya dengan cara menyulam pita ini. Tadi juga sudah saya bagikan materinya. Output dari pelatihan ini, ibu-ibu di rumah bisa menghasilkan, sambil nyambi bisa membantu perekonomian keluarga,” ungkapnya.

Salah satu peserta pelatihan, Yayuk menambahkan, dirinya tidak memiliki kendala dalam proses belajar. Bahkan ia mengaku pelatihan ini bisa dibilang sukses, karena dia telah berhasil membuat desain bunga pada bajunya.

Alhamdulillah tidak ada kendala selama mengikuti pelatihan. Kemarin sudah bisa bikin di baju, dikasih sulaman untuk hiasan di bagian dada, tapi untuk sendiri belum dipasarkan. Harapannya bisa bikin usaha, perempuankan pinginnya begitu ya, untuk membantu perekonomian keluarga dan suami,” tutupnya.

Baca juga: PT Djarum Gelar Pelatihan untuk Penyegaran Bisnis BUMDes di Kudus

Di sisi lain, Rahayu Insedianingsih, warga Randusari RT 03 mengaku sudah dua kali mengikuti pelatihan sulam tersebut. Dia sangat senang dengan digelarnya pelatihan itu, pasalnya bisa menambah kemampuan pada dirinya.

“Seneng, nambah ilmu dan nambah pengetahuan. Syukur-syukur nambah penghasilan juga kalau nanti sudah bisa,” ungkap wanita yang akrab disapa Yayuk itu.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler