31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaSEMARANGPunya Fasilitas Kelas...

Punya Fasilitas Kelas Atas, 177.256 UMKM Kini Jadi Binaan Pemprov Jateng

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 177.256 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kinui menjadi UMKM binaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Angka ini terus meroket setiap tahun dan kebanyakan mereka adalah usahaawan di bidang makanan dan minuman.

Kepala Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah Ema Rachmawati mengatakan, dari tahun ke tahun, pihaknya  terus membina UMKM, mulai dari pelatihan, edukasi perizinan, hingga pemasaran. Pelatihan yang diberikan dalam setahun, bisa diikuti hampir 4.000 pelaku usaha. Sedangkan fasilitasi pemasaran secara online, tiap pelaksanaan diikuti sedikitnya 100 UMKM.

“Kita juga fasilitasi sertifikat halal, itu tadinya cuma 150 orang sekarang 500 orang. Empat tahun ini sudah ribuan yang dapat fasilitasi sertifikasi halal,” bebernya saat dihubungi, Kamis (23/6/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Fasilitasi Pelaku UMKM, Pemprov Jateng Bekerja Sama dengan Blibi Luncurkan Lapakjateng.id

Ema menjelaskan, pelatihan dan pembinaan terus dilakukan dengan menggandeng sejumlah marketplace besar. Beberapa program yang digagas Gubernur Ganjar Pranowo pun membantu perkembangan UMKM, di antaranya Lapak Ganjar, Hetero Space, maupun inovasi kredit kerakyatan.

Bahkan, Hetero Space kini menjadi rumah nyaman bagi pelaku UMKM serta start-up dan memungkinkan keduanya berkolaborasi dalam mengembangkan bisnisnya.

“Untuk membantu permodalan, BUMD maupun pihak swasta pun dilibatkan. Salah satunya menginisiasai Kredit Lapak, kredit plafon rendah yang memang dikususkan untuk ibu-ibu pedagang pasar tradisional dan ibu-ibu kreatif rumahan,” kata Ema.

Baca juga: Cara Ganjar Berdayakan UMKM untuk Atasi Kemiskinan Dianggap Tepat

Dari meroketnya UMKM di Jateng ini, kata Ema, bisa menyerap tenaga kerja hingga 1.320.953 orang. Nilai aset pun ikut meningkat dengan total aset mencapai Rp38,719 Miliar. Begitu pula dengan omzet. Tercatat pada 2022 omzet UMKM mencapai Rp68,387 triliun. Ini jauh berbeda dengan data 2013 yang hanya Rp20,355 triliun.

Dengan berbagai kesuksesan ini, pihaknya akan terus mendorong UMKM Jateng naik kelas. Pekerjaan rumah yang masih diperbaiki adalah mentalitas dan perilaku dari pelaku UMKM. Ema berharap, pelaku usaha terus berbenah dan meningkatkan kualitasnya.

“Karena banyak yang masih sulit untuk mau berkolaborasi. Kedua perilakunya. Jadi pola pikir, mindset dan attitude itu harus berubah,” tandas Ema.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler