31 C
Kudus
Senin, Juli 22, 2024

Pastikan Hewan Kurban untuk Kudus Cukup dan Sehat, Masan Tinjau Ternak Warga

BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua DPRD Kudus Masan dan sejumlah anggotanya didampingi Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus turun langsung ke lapangan untuk mengecek kesehatan hewan kurban milik peternak. Hal ini untuk memastikan ternak dalam kondisi sehat, apalagi sebentar lagi Lebaran Idul Adha.

Ternak yang ditinjau adalah milik Kelompok Ternak Maeso Suro Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Usai mengecek hampir 100 ternak yang ada, Masan mengatakan, kegiatannya tersebut karena ingin memastikan ternak untuk kurban jelang Hari Raya Idul Adha di Kudus sehat, serta stoknya mencukupi.

Ketua DPRD Kudus Masan saat melakukan tinjauan hewan ternak milik warga. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga: Pasar Hewan Ditutup, Pedagang Tetap Nekat Jual Ternaknya di Pinggir Jalan

-Advertisement-

“Dari kegiatan pengecekan kesehatan ternak untuk kurban, menurutku tidak begitu menghawatirkan. Sebab, seandainya ternak sakit PMK tidak bisa menular ke manusia. Jadi misalkan ternak yang terkena PMK dipotong masih boleh dikonsumsi oleh manusia,” ujar Masan kepada awak media, Rabu (8/6/2022).

Namun, kata dia, sakit PMK ini tetap berdampak kerugian pada peternak. Sebab, ternak yang terkena PMK nafsu makannya berkurang sehingga jadi kurus, bahkan bisa mati.

“Jika sampai mati, kerugian peternak cukup besar, makanya harus segera diantisipasi biar secara ekonomi masyarakat tidak rugi. Jika semua ternak di Kudus sehat, otomatis stok hewan untuk kurban cukup. Oleh sebab itu, tinjauan saat ini dengan Dispertan dan dokter hewan. Biar kalau ada ternak sakit langsung ditangani,” bebernya.

Sementara itu, Kabid Peternakan Dispertan Kudus Agus Setiawan menuturkan, meski banyak ternak di Kudus yang terindikasi PMK, tapi dipastikan stok untuk hewan kurban di Kota Kretek sangat cukup. Saat ini ketersediaan ternak yang siap dijadikan hewan kurban ada sekitar 8 ribu ekor.

“Jika 8 ribu ekor itu diambil 20 persen, maka ketersediaannya masing sangat cukup untuk hewan kurban. Tahun kemarin kebutuhan hewan kurban untuk Kudus sekitar 4 ribu ekor. Tahun ini saya yakin ada kenaikan, tapi ketersediannya masih sangat cukup,” ujar pria yang akrab disapa Agung tersebut.

Baca juga: 176 Ternak Terindikasi Terjangkit PMK, Pasar Hewan di Kudus Ditutup

Oleh sebab itu, pihaknya menyarankan kepada para pedagang untuk tidak membeli hewan kurban baru dari luar, tapi beli hewan kurban di peternak Kudus saja. Selain itu, ia juga sudah koordinasi dengan para takmir masjid agar mereka membeli hewan kurban ke pedagang ternak yang sehat, atau langsung beli ke peternak.

“Saat ini kami juga sedang bikin edaran berupa leaflet, tentang tata cara pelaksanaan kurban di tengah virus PMK,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER