BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa sepatu tampak tertata rapi di rak Toko Yoni Meisa Sport yang berada di Kavling Pancen Indah, Desa Jepang Pakis, RT 4 RW 3, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Sedangka seorang pria terlihat mengecek stok sepatu, dan beberapa kali menaruh sepat uke rak yang tersedia. Dia adalah Isnen Juniadi (42), Pemilik Yoni Meisa Sport.
Pria yang akrab disapa Yoni tersebut bersedia berbagi informasi tentang usaha yang dirintisnya sejak 2008 lalu. Dia menuturkan, toko tersebut menjual sepatu branded original dengan harga di bawah retail.
Baca juga : Restu Sneaker, Jujugan Pencari Sepatu Ukuran Jumbo dari Merek Terkenal di Kudus
“Lebih tepatnya menjual sepatu original BNIB (Brand New In Box), yang dijamin keasliannya,” beber Yoni kepada betanews.id, Sabtu (21/5/2022).
Sepatu yang ia jual, kata Yoni, dari berbagai merek terkenal seperti Diadora, Reebook, Adidas, Mizuno, Nike, Puma, Skechers, Asics, New Balance, Air Walk,dan lain sebagainya. Menurutnya, paling banyak dicari pembeli di toko tersebut adalah merek Adidas.
“Untuk harga sepatu yang tersedia di sini, mulai dari Rp 230 ribu hingga Rp 450 ribu. Pokoknya keaslian barang bisa dicek langsung di toko,” rinci bapak dua anak tersebut.
Ia menjelaskan, untuk sementara ini hanya ada 15 pasang sepatu yang tersedia di sana. Jika ada pembeli yang berminat dan tidak ada barang di toko tersebut, bisa langsung pesan secara pre order. Sementara model bisa dipilih melalui akun Instagram @yonimeisasport.
“Di sini saya dari awal memang menjual sepatu original. Hingga sekarang saya tetap menjaga kepercayaan pembeli, jika barang yang saya jual ini memang original,” jelasnya.
Meski tak banyak stok barang tersedia, lanjutnya, pembeli datang bukan dari Kudus saja. Tapi dari Jepara, Pati, Demak, Grobogan, Semarang, Salatiga, dan Pekalongan. Sementara yang pesan melalui online dari Tuban, Tangerang, Cirebon, Jakarta, bahkan sampai luar Jawa yakni, Palu Manado, dan Lombok.
Baca juga : Forist Shoes, Produk Sepatu Lokal yang Keren Asal Pati
“Karena memang di sini menyediakan barang yang asli atau original. Itu yang membuat mereka tertarik membeli di sini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dalam sebulan, dirata-rata ia bisa menjual hingga 6 sampai 7 pasang sepatu. Penjualan tersebut menurun sejak adanya pandemi, yang sebelumnya bisa menjual hampir 20 pasang perbulan.
Editor : Kholistiono

