BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menugaskan 75 Petugas Haji Daerah (PHD) untuk mendampingi jemaah haji asal Jateng selama di Tanah Suci. Saat ini, petugas haji tengah mendapatkan pembekalan tugas-tugas mereka selama mendampingi jemaah haji di Gedung Gradhika Semarang, Senin (30/05/2022).
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta para petugas haji benar-benar memberikan kenyamanan dan perlindungan pada jemaah haji. Dia optimistis petugas haji dari Jawa Tengah sudah siap dan memahami fungsi mereka.

“Yang perlu mendapat perhatian adalah kenyamanan hati jemaah haji. Karena biasanya jemaah itu punya guru, biasanya (misal cara ibadah) kalau tidak seperti itu tidak sah, sehingga kadang menjadi bahan olok-olokan (perdebatan). Ini harus diterangkan oleh petugas haji. Boleh kok seperti ini, (cara ibadah) ini diperbolehkan, hajinya juga mabrur. Sehingga jemaah haji bisa ibadah khusyuk, tidak menyalahkan antarjemaah haji,” katanya.
Baca juga: Asrama Haji Donohudan Siap Tampung 15.477 Calon Haji, Berangkat ke Mekah Mulai 4 Juni
Menurut wagub, ada beberapa hal lain yang perlu mendapat perhatian. Salah satunya masalah kesehatan. Dia mengingatkan kepada petugas haji, agar tetap memperhatikan sisi kesehatan jemaah haji. Jika ada yang sakit, segera berikan penanganan agar tidak berlarut-larut.
Apalagi, imbuh Gus Yasin, ibadah haji tahun ini adalah yang pertama digelar sejak pandemi Covid-19. Sehingga aspek kesehatan perlu mendapat perhatian. Dia berharap agar ibadah haji tahun ini dapat berjalan secara lancar.
“Saya yakin ibadah tahun ini lancar, dari sisi kesehatannya, ibadah. Saya berharap PHD benar-benar menjalankan tupoksinya melayani jemaah haji,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

