Pemain Jebolan ASTI Banyak Dilirik Klub Indonesia, dari Persikaba Blora hingga Persebaya

BETANEWS.ID, KUDUS – Akademi Sepakbola Tugumuda Indonesia (ASTI) Kudus menyelenggarakan latihan perdana selepas libur Lebaran di Stadion Wergu Wetan, Kamis (19/5/2022). Latihan itu belum diikuti seluruh pemain lantaran masih ada yang di luar Jawa dan sedang persiapan ulangan sekolah Senin depan.

Chief Executive Officer (CEO) ASTI Kudus Arif Budianto mengungkapkan, selain mengadakan latihan perdana, Arif juga memperkenalkan jajaran pengurus baru ASTI. Mereka adalah Yayat Hidayat (lisensi A AFC) sebagai Direktur bidang teknik ASTI serta Oni Tegung Andrinto (lisensi B AFC) sebagai Pelatih ASTI.

“Kehadiran mereka semoga bisa menambah amunisi di ASTI dalam membina anak bangsa sehingga menjadi pemain bola profesional,” harap Arif, Kamis (19/5/2022).

-Advertisement-

Baca juga: ASTI Kudus Bakal Punya Lapangan Standar Nasional, Ini Lokasinya

Pihaknya menegaskan bahwa ASTI bukanlah klub sepakbola yang menargetkan kemenangan dalam setiap pertandingan, karena ASTI memiliki visi misi mencetak pemain profesional berperilaku baik.

“Akademi lebih untuk mengangkat prestasi individu, tidak di tim. Jadi tujuannya bisa memunculkan, mencetak pemain individu yang hebat,”  terangnya.

Sejauh ini, ungkap Arif, setidaknya jebolan ASTI sudah menjadi pemain di beberapa klub sepakbola Indonesia, seperti di Persikaba Blora, Persik Kediri, dan Persebaya Surabaya.

Baca juga: 86 Pesepakbola Muda Ikuti Seleksi Beasiswa ASTI Kudus

Di samping itu, Yayat Hidayat berterima kasih kepada ASTI Kudus yang memintanya bergabung dengan akademi sepakbola hebat di Kudus tersebut. Pertemuan pertamanya dengan para pemain, Yayat masih dalam tahap pengenalan dan penjajakan. Dirinya lebioh banyak mengamati kekurangan dan kelebihan yang dimiliki masing-masing siswa.

“Kalau ada kekurangan perlu diperbaiki dan kalau ada kelebihan akan kita tingkatkan. Jadi kami bersama pelatih berusaha sebaik mungkin untuk menampilkan penampilan terbaik dalam setiap pertandingan,” tandas dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER