31 C
Kudus
Minggu, Mei 22, 2022
spot_img
BerandaKUDUSPedagang di Pasar...

Pedagang di Pasar Bitingan Pastikan Daging yang Dijual Aman, Warga Diminta Tak Khawatir

BETANEWS.ID, KUDUS – Terkait dengan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, pedagang daging di Pasar Bitingan Kudus berharap pembeli tidak merasa khawatir membeli daging. Meskipun harga daging saat ini masih Rp 130 ribu per kilogram, pedagang menjamin kualitas daging di Kudus aman.

“Suplai daging ini dari rumah potong hewan (RPH) Kudus sendiri, jadi pasti aman. Setiap hari juga daging yang datang juga segar,” kata Sri Eni, pedagang daging di Pasar Bitingan Kudus, Jumat (13/5/2022).

Salah satu pedagang daging di Pasar Bitingan Kudus. Foto: Nila Rustiyani.

Baca juga : Antisipasi Penyebaran PMK, Dispertan Kudus Lakukan Pengawasan dan Tracking Hewan Ternak dari Jatim

- Ads Banner -

Eni memastikan, daging yang dijual olehnya aman dikonsumsi. Bahkan, kualitas dan kondisi hewan selalu dipantau oleh tim kesehatan Kudus.

“Setiap dua minggu sekali ada pengecekan daging. Dan kondisi hewan juga selalu dipantau, diperiksa, diteliti dulu sebelum dipotong,” ungkapnya.

Kendati demikian, dua hari terakhir, Eni mengaku pembeli yang datang di lapaknya hanya pedagang makanan. Untuk pembeli umum seperti ibu rumah tangga mengalami penurunan. Ia menduga karena ada rasa kekhawatiran membeli daging di saat ramainya PMK.

“Mungkin karena memang khawatir, tapi ya harapannya tidak ada yang takut beli daging. Dijamin aman,” tegasnya.

Di samping itu, pembeli daging di Pasar Bitingan, Aris mengaku tidak khawatir membeli daging. Pasalnya ia yakin bahwa daging yang dijual di pasar Kudus terjamin kualitasnya.

“Karena tergantung daerah, semua juga pasti sudah ditangani. Pemerintah juga pasti sudah ada tindakan. Jadi tidak khawatir, Insya Allah aman,” katanya.

Di sisi lain, Sub Koodinator Produksi dan Kesehatan pada Dispertan Kudus Sidi Pramono mengungkapkan, apabila ada hewan yang terjangkit PMK akan dikonsumsi, harus langsung dimasak selama 30 menit.

Baca juga : Ganjar Pastikan Stok Daging di Jateng Aman Meski Penyakit Mulut dan Kuku Merebak

“Kalau mau dikonsumsi, setelah beli dari pasar langsung dimasak selama 30 menit, itu tidak apa-apa. Susu pun seperti itu,” ungkapnya.

Selain itu, Sidi juga berpesan kepada para pedagang daging untuk tidak tergiur dengan harga murah daging dari peternak. Dikhawatirkan daging yang dijual murah tersebut terjangkit PMK.

“Jadi jangan tergiur harga murah, nanti bisa menyebarkan penyakit ke hewan lainnya,” ucapnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler