31 C
Kudus
Selasa, Juni 28, 2022
spot_img
BerandaSEMARANGPemkot Semarang Terima...

Pemkot Semarang Terima 11 CPNS Penyandang Disabilitas

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 11 penyandang disabilitas terpilih menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) melalui jalur formasi khusus di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, adanya penyandang disabilitas tersebut, sebagai bukti komitmen Pemkot Semarang membangun kota inklusif.

“11 penyandang disabilitas itu akan bekerja di tempat yang berbeda,” jelasnya, Jumat (22/4/2022).

- Ads Banner -

Baca juga : Penyandang Disabilitas di Pekalongan Akan Dapat Pelatihan Usaha dari Pemprov Jateng

Penyandang disabilitas itu akan bertugas pada 6 organisasasi perangkat daerah (OPD). Di antaranya Diskominfo, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Arsip dan Perpustakaan.

“Jadi 4 orang di Dinas Sosial, 3 di Diskominfo, lalu masing – masing 1 orang di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Arsip dan Perpustakaan,” paparnya.

Hendi sendiri berharap diterimanya 11 CPNS dari kelompok masyarakat penyandang disabilitas itu dapat lebih mendukung pengambilan kebijakan pembangunan dan pelayanan di Pemerintah Kota Semarang.

“Salah satu harapannya melalui sedulur – sedulur ini, Pemerintah Kota Semarang bisa melakukan pembangunan dan pelayanan dari semua sisi, sehingga no one left behind (tidak ada yang yang tertinggal),” harapnya.

Secara keseluruhan, Pemkot Semarang menerima 1.155 CPNS termasuk di dalamnya penyandang disabilitas. Total pelamar keseluruhan sekitar 21.821 selama 2021.

Baca juga : Kerennya Kerajinan Ukir Kayu Buatan Disabilitas Kudus yang Sudah Kirim Hingga Batam

Hendi berpesan kepada peserta CPNS, jika sistem kerja di Pemkot Semarang tidak seperti yang dibayangkan pada umumnya. Sehingga meminta para CPNS untuk bisa segera menyesuaikan diri.

“Pemkot Semarang bukan Batalyon 715 yang masuk jam 7 lalu pulang jam 3 sore. Pemkot Semarang adalah Batalyon yang masuk jam 7, pulangnya sampai pekerjaan selesai. Untuk itu, saya harap panjenengan bisa segera nge-tune dengan pola kerja di Pemerintah Kota Semarang,” pesannya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler