BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo merespon cepat keluhan warga Desa Ngembalrejo, soal rusaknya jalan di desa setempat. Pihaknya berencana mengalokasikan APBD perubahan T.A. 2022 melalui bantuan khusus untuk perbaikan jalan sebesar 400 juta.
Keresahan warga itu disampaikan usai salat isya dan tarawih di Masjid An-Nur Dusun Boto Lor, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Selasa (19/4/2022).
Permintaan tersebut juga diperkuat dengan pernyataan Kepala Desa Ngembalrejo Muhammad Zakaria yang telah meminta bantuan kepada Bupati Kudus terkait perbaikan Jalan Desa Ngembalrejo-Hadipolo.
Baca juga: Jadi Indikator Turunnya Level PPKM, Hartopo Gencar Imbau Warganya untuk Vaksinasi
“Alhamdulillah yang ditunggu-tunggu akhirnya segera terwujud, Bupati Kudus merespon cepat dengan memberikan bantuan khusus (Bansus) untuk perbaikan infrastruktur. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Zakaria mengatakan, Jalan Desa Ngembalrejo-Hadipolo ini sudah tak tersentuh perbaikan jalan sejak pandemi covid-19 yang melanda.
“Semenjak covid datang, dua tahun lebih tak tersentuh perbaikan. Semua dana desa tak boleh untuk infrastruktur dan dialihkan untuk penanganan covid, dan hari ini Bupati datang memberikan bantuan sebesar 400 juta untuk infrastruktur, kami senang sekali,” ungkapnya.
Bupati Kudus mengatakan, dirinya sebagai pelayan publik harus sigap dan cepat merespon keluhan yang dirasakan masyarakatnya.
Baca juga: Tarhima Perdana, Hartopo Serahkan Bantuan Rp2,6 M dan Tinjau Vaksinasi di Ngembal Kulon
“Sebagai pelayan panjenengan semua, saya berusaha secepat mungkin merespon keluhan juragan saya. Yang terbaik akan kami berikan semaksimal mungkin untuk Kabupaten Kudus tercinta ini,” ucapnya.
Selain itu, Hartopo juga memaparkan pengalokasian dana dan kegiatan di Kecamatan Bae dan Desa Ngembalrejo tahun 2022.
“Dana dan kegiatan yang disalurkan di wilayah Kecamatan Bae sebesar Rp19.069.849.900, sedangkan dana dan kegiatan yang disalurkan di wilayah Desa Ngembalrejo sebesar Rp3.432.550.300. Semoga dapat memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

