BETANEWS.ID, TEGAL – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan membangunkan rumah permanen di lokasi baru untuk korban bencana tanah gerak di Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Dia berharap, rumah permanen untuk warga terdampak itu segera dibangun.
Ganjar menjelaskan, anggaran yang disiapkan untuk membangun 97 rumah itu senilai Rp800 juta. Bantuan tersebut berasal dari dana tak terduga Pemprov Jateng, dana dari Baznas Jateng, Pemerintah Kabupaten Tegal, dan PMI kabupaten/kota se-Jateng.

“Hari ini kami menyerahkan bantuan kepada korban dan pemerintah kabupaten. Harapannya segera bisa digunakan untuk membangun karena lahan sudah disiapkan oleh Pemkab,” kata Ganjar, Jumat (1/4/2022).
Baca juga: Rumahnya Kini Tak Lagi Bocor dan Banyak Tikusnya, Suryono : ‘Gak Nyangka Dibantu Pak Ganjar’
Ganjar juga mengingatkan warga untuk tidak lagi membangun rumah dan menempati lokasi tanah bergeser untuk pemukiman.
“Bupati sudah menyiapkan lahan untuk masyarakat agar nanti bisa segera pindah. Harapan kami segera dibangun rumahnya agar bisa permanen. Tapi saya minta jangan lagi tinggal di tempat atau lokasi semula karena pergerakan tanahnya luar biasa,” kata Ganjar.
Baca juga: 25 Tahun Selalu Kena Rob, Rumah Mbah Samroh Kini Sudah Aman Berkat Bantuan Ganjar
Ganjar menjelaskan, pada 2017 lalu pernah mendatangi Desa Dermasuci untuk memberikan bantuan alat early warning system untuk melihat pergerakan tanah. Ternyata pergerakannya memang sangat cepat dan secara geologis tempat tersebut berbahaya untuk pemukiman.
“Tempat ini sangat berbahaya. Kami sudah punya gambar dan analisisnya. Mulai pergerakan turun dari mahkotanya sampai ke bawah dan jalan yang dia atas yang sempat patah sekarang sudah diperbaiki. Tapi itu sifatnya menunggu keseimbangan karena potensi (bergeser) masih ada. Kita selamatkan warga dulu ke tempat yang lebih baik,” tandas Ganjar.
Editor: Ahmad Muhlisin

