31 C
Kudus
Selasa, Juni 28, 2022
spot_img
BerandaFASHIONBerburu Sarung Batik...

Berburu Sarung Batik Khas Pati yang Jadi Idaman saat Lebaran

BETANEWS.ID, PATI – Hari Raya Idul Fitri memang menjadi momen sakral bagi umat muslim. Bersilaturahmi ke rumah kerabat satu sama lain, tentu membutuhkan penampilan yang menarik.

Maka tak heran jika saat ini, tak hanya cewek yang berburu pakaian demi bisa tampil maksimal. Cowok pun tak mau kalah trendy, karena faktanya, beragam baju hari raya cowok modern dan stylish banyak di pasaran.

Baca juga : Yuliati Warno, Kenalkan Ragam Corak Batik Khas Pati Hingga Mancanegara

- Ads Banner -

Termasuk salah satunya adalah sarung batik, yang kini tidak hanya sekadar digunakan ketika salat saja, namun juga sudah menjadi fashion.

Di Kabupaten Pati, salah satu sentra produksi sarung batik khas Pati, yakni Yuliati Warno yang berada di Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, kini juga mulai ramai diserbu pembeli.

Di tempat ini, ada sarung batik dengan beragam motif khas Pati, di antaranya adalah motif Bakaran. Tidak hanya unik, sarung batik juga menambah kesan berwibawa bagi pemakainya.

“Selain pingin tampil beda pada saat Lebaran nanti, ini juga sebagai salah satu cara untuk melestarikan budaya peninggalan nenek moyang kita dulu, yaitu batik,” ujar Adi Supomo, salah satu warga asal Tayu yang membeli sarung batik di Yuliati Warno.

Menurutnya, kali ini ia membeli sarung batik lebih dari satu. Selain dipakai sendiri, sarung batik tersebut juga akan diberikan kepada rekannya sebagai bingkisan lebaran.

Sementara itu, Owner Batik Yuliati Warno Tamziz Al Anas menyampaikan, menjelang Ramadan dan awal-awal Ramadan ini, penjualan sarung batik mengalami peningkatan dibanding hari biasa.

Baca juga : Wisata Sambil Belajar Membatik di Pati, Ini Tempatnya

“Kalau untuk penjualan memang ada peningkatan ya sejak puasa ini. Ya sekitar 30 persen lah untuk peningkatannya. Saya prediksi, mendekati lebaran nanti juga akan lebih banyak lagi yang membeli sarung batik,” ungkapnya.

Sedangkan, untuk harga menurutnya mulai dari Rp 115 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung motif batiknya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler