Sewu Sempol, Tradisi Menjelang Ramadan di Dukuh Masin Kandangmas

BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan warga tampak memadati Punden Keramat Dukuh Masin, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus terlihat ramai, Kamis (24/3/2022) siang. Sembari duduk, mereka tampak berdoa mengikuti sang kiai. Tepat di pintu masuk makam, terlihat asap menyan megepul, sedangkan di atas meja terdapat tumpukan paha ayam dan bunga sesaji. Acara tersebut yakni tradisi seribu sempol.

Di hadapan warga yang hadir terlihat bingkisan ambengan berisi nasi dan ingkung ayam. Setelah berdoa selesai, warga kemudian secara teratur meninggalkan area makam.

Tradisi Sewu sempol menjelang Ramadan di Dukuh masin, Desa Kandangmas. Foto: Rabu Sipan

ketua pengelola Situs Keramat Punden Dukuh Masin yakni Kanjeng Raden Haryo Tumenggung (KRHT) Sumartono Rekso Tanoyo (77) mengatakan, acara sewu sempol atau seribu paha ayam merupakan tradisi turun-temurun warga Desa Kandangmas.

-Advertisement-

Baca juga: Soal Gelaran Tradisi Dandangan dan Takbir Keliling Tahun Ini, Begini Pernyataan Bupati Kudus

“Tradisi sewu sempol di Punden Kramat Masin ini adalah sedekah kubur. Tujuannya untuk mengirim doa kepada leluhur jelang Bulan Puasa,” ujarnya.

Dia mengatakan, tradisi sewu sempol dilaksanakan di Kamis terakhir Bulan Syakban. Di tradisi tersebut, warga Desa Kandangmas berdatangan ke Punden Kramat Masin membawa nasi dengan lauk satu ayam utuh.

“Sesampainya di Punden Kramat Masin, semua warga Kandangmas pun kemudian menyetor satu paha ke pihak panitia. Sedangkan bagian ayam lainnya dibawa pulang kembali,” jelasnya.

Menurutnya, satu paha ayam yang dikumpulkan warga nantinya dijadikan hidangan para tamu, serta dibagikan kepada perangkat desa setempat.

Baca juga: Tradisi Pesta Panen di Belik Sri Growong Kaliwungu

Sementara itu, salah satu warga, Sulistiyono (52) mengaku, setiap ada tradisi sewu sempol ia selalu ikut. Sebab acara tersebut merupakan sedekah kubur bagi leluhur. Apalagi pelaksanaannya di Punden Keramat Dukuh Masin yang merupakan cikal bakal Dukuh Masin sekaligus Desa Kandangmas.

“Punden ini kan makam Raden Bagus Rinangku dan Raden Ayu Nawangsih yang terkenal keramat. Oleh sebab itu kami berharap berkahnya saat berdoa kepada leluhur kami,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER