BETANEWS.ID, KUDUS – Mendekati Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai siap-siap untuk menghadapi kedatangan para pemudik dari luar daerah Kudus.
Bupati Kudus HM Hartopo kewaspadaan tetap harus dilakukan oleh Pemkab Kudus. Terlebih sampai saat ini penyebaran virus Covid-19 masih terjadi. Pandemi belum sepenuhnya berubah menjadi endemi.
Meski begitu, Hartopo masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat mengenai kebijakan mudik.
Baca juga : PCR-Antigen Tak Jadi Syarat Perjalanan, Organda Berharap Jumlah Penumpang Naik saat Mudik Lebaran
“Nanti pusat mau bagaimana, kami (pemda) mengikuti. Kita akan mengamankan kebijakan pusat. Akan kita amankan dan tindaklanjuti instruksi dari pusat nanti bagaimana,” kata Hartopo, Kamis (17/3/2022).
Kelonggaran bisa saja diberikan pemerintah pusat kepada pemda terkait aturan tersebut, yang disesuaikan dengan kearifan lokal yang dimiliki masing-masing pemerintah daerah. Untuk itu Hartopo tetap mengingatkan protokol kesehatan tetap dilakukan.
“Kewaspadaan tetap harus ada. Jadi prokes harus diterapkan,” sambungnya.
Penerapan prokes ini pun dikatakan Hartopo berlaku bagi pelaku wisata di Kudus. Bahwa bila nanti terjadi lonjakan pengunjung saat libur lebaran, prokes harus benar-benar diterapkan di tiap tempat wisata.
“Iya ini juga berlaku bagi tempat wisata. Akan kita petakan di sana,” ucapnya.
Baca juga : Owner PO Haryanto Sarankan Pemerintah Bolehkan Mudik Lebaran dengan Penerapan Prokes
Untuk diketahui beberapa waktu lalu kebijakan tes Antigen-PCR telah dihapuskan sebagai syarat perjalanan domestik. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 23 Tahun 2022 yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan. Serta SE Kepala Satgas Covid-19 nomor 11 tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat pada Masa Pandemi covid-19.
Dengan kebijakan tersebut, diprediksi tahun ini banyak pemudik luar kota maupun daerah akan kembali ke kampung halamannya, yang jumlahnya lebih banyak dari tahun sebelumnya. Untuk itu pemerintah daerah pun mulai bersiap.
Editor : Kholistiono

