31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Ini Hasil Perolehan Suara Pilkades Serentak di Kabupaten Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 8 desa di Kabupaten Kudus, hari ini, Rabu (30/3/2022) menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak. Tujuh di antaranya menggelar pilkades reguler, sedangkan satu desa yaitu Desa Kirig, Kecamatan Mejobo menggelar Pilkades Pergantian Antarwaktu.

Berikut ini, hasil pemungutan suara pilkades serentak yang berlangsung hari ini:

Bupati Kudus HM Hartopo meninjau pelaksaan pilkades di salah satu desa. Foto: Ist

Desa Hadiwarno, Kecamatan Mejobo

-Advertisement-
  1. Ngatminah : 0 suara
  2. Sugiyarto : 1980 suara
  3. Rokhani: 1813 suara
    Suara tidak sah : 40

Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo

  1. Sutomo. : 108
  2. Mustain. : 2.690
  3. Sueb Jamaluddin : 3064
    Suarah tidak sah : 57

Desa Kaliputu, Kecamatan Kota

  1. Widyo Pramono : 1009 suara
  2. Muhammad Reza :42 suara
  3. Sumar : 862 suara
    Suara Tdk Sah :38 suara

Desa Langgardalem, Kecamatan Kota:

  1. Sugito : 429 suara
  2. M. Khoirul Amin,S.Pd.I : 488 suara
  3. Maulana Mahrus Syadzali SE. : 195 suara
    Suara Tidak sah : 30

Desa Ternadi, Kecamatan Dawe

  1. Sucipto: 943 suara
  2. Arik Wahono : 1192 suara
  3. Zulaichah : 11 suara
    Tidak sah : 44

Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati

  1. Baharuddin Ahmada : 585 suara
  2. Muhammad Syafii : 1920 suara
  3. Taslim : 2985 suara
    Suara tidak sah : 66 suara

Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan

  1. Fatchul Anam : 4 suara
  2. Sunaryo : 1163 suara
  3. Nurul Qomar : 2904 suara
  4. Aldi Alfianto : 1230 suara
    Suara tidak sah : 28 suara

Pilkades Antarwaktu Desa Kirig, Kecamatan Mejobo

  1. Aris Setyawan : 31 suara
  2. Aris Tiana Tejo Birowo : 73 suara
  3. Risqy Winda Ramadhani : 0 suara
    Suara tidak sah : 12

Baca juga : Raih 2.904 Suara, Nurul Qomar Terpilih Jadi Kepala Desa Undaan Lor

Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo yang pagi tadi sempat meninjau pelaksanaan pemungutan suara di Desa Kaliputu dan Desa Loram Kulon mengajak warga untuk menjaga kerukunan meskipun berbeda pilihan.

Sebab, menurutnya tujuan pesta demokrasi tersebut untuk memajukan desa setempat.

“Setelah pilkades harus terus rukun. Kan tujuannya sama-sama mau membangun desa,” ujarnya.

Setelah pilkades, Hartopo meminta tidak ada lagi rivalitas. Semuanya harus melebur dan merancang pembangunan desa lebih baik. Seperti saat deklarasi damai, bupati meminta calon kades siap menang dan siap kalah.

“Setelah ini jangan ada rivalitas lagi. Semua harus menyongsong pembangunan desa agar lebih maju,” paparnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER