Beberapa Hari ke Depan Diprediksi Terjadi Cuaca Ekstrem di Jateng, Bisa Sebabkan Penerbangan Terganggu

BETANEWS.ID, SEMARANG – Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprediksi bakal terjadi cuaca ekstrem pada beberapa hari yang akan datang.

Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Sutikno mengatakan, cuaca ekstrem tersebut bisa menyebabkan penerbangan pesawat terganggu.

“Cuaca ekstrem bisa menyebabkan hujan dengan intensitas sedang dan lebat dengan durasi yang singkat,” jelasnya, Kamis (23/3/2022).

-Advertisement-

Baca juga : Waspadai Cuaca Ekstrem Selama Tiga Hari ke Depan

Dia mengingatkan, bagi warga Kota Semarang yang beraktivitas di jalan raya untuk berhati-hati di jalan. “Kita sudah mengeluarkan peringatan dini agar waspada dengan potensi bencana hidrometeorologi,” katanya.

Menurutnya, intensitas hujan akan terjadi sangat deras tapi durasinya singkat dan hal itu bisa mengganggu dunia penerbangan. Lebih lanjut, dirinya menyampaikan pertumbuhan awan hujan atau Cumulonimnus (Cb) saat ini tergolong cukup tinggi.

“Adanya pertumbuhan awan Cb berpotensi memicu hujan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah kabupaten dan kota,”paparnya.

Sutikno berkata, bagi penduduk yang tinggal di lereng-lereng perbukitan, sebaiknya meningkatkan kewaspadaan. Sebab, tanah yang labil bisa menyebabkan bencana longsor.

“Khususnya yang terletak di pegunungan atau perbukitan,” imbuhnya.

Sementara itu, rilis cuaca Stasiun BMKG Klimatologi Kelas I Semarang menyebutkan, jika curah hujan pada dasarian III bulan Maret terdapat intensitas curah hujan yang rendah kurang dari 50 milimeter di Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang.

“Selanjutnya intensitas curah hujan menengah atau sekitar 51-150 milimeter per dasarian akan terjadi merata di seluruh Jateng,”kata Manajer Operasional AirNav Cabang Semarang, Kelik Wijanarko beberapa waktu yang lalu.

Baca juga : Ganjar Minta BBWS Cepat Tangani Tanggul Jebol di Purworejo yang Banjiri Pemukiman

Untuk peluang hujan intensitas tinggi atau sekitar 151-300 milimeter per dasarian akan terjadi di Dieng, pegunungan tengah, sebagian kecil Brebes selatan dan Karanganyar bagian timur.

“Kemudian pada April nanti mayoritas wilayah Jateng memiliki curah hujan kriteria menengah atau sekitar 51-150 milimeter. Kondisi itu juga diprediksi terjadi pada dasarian I, dasarian II dan dasarian III bulan April,”imbuhnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER