Batik Toeli Laweyan Solo Ciptakan Motif MotoGP Mandalika

BETANEWS.ID, SOLO – Kecamatan Laweyan, Solo memang terkenal sebagai salah satu kampung yang terkenal akan batiknya. Tak heran jika terdapat banyak rumah produksi batik yang punya ide-ide kreatif dalam menciptakan motif batik. Salah satunya adalah Batik Toeli, yang berada di Jalan Parangkusumo Gentan Baki No 19a, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

Usaha batik yang karyawannya tuli itu menciptakan motif batik MotoGP Mandalika untuk mendukung gelaran akbar di Nusa Tenggara Barat (NTB). Motif batik itu bergambar pembalap dengan helm batik yang di bawahnya ada logo MotoGP Mandalika.

Pembuatan batik motif MotoGp Mandalika di Batik Toeli Laweyan. Foto: Khalim Mahfur.

Pemimpin Batik Toeli Laweyan, Muhammad Taufan Wicaksono (28) mengatakan, proses pembuagan batik dengan motif MotoGP tersebut pada dasarnya sama saja dengan proses pembuatan batik pada umumnya.

-Advertisement-

Baca juga: Cerita Yuli Cari Tanaman Langka Selama 6 Bulan untuk Bahan Pewarna Alam di Muria Batik

Adapun proses pengerjaannya dilakukan oleh dua orang tuli yang selesai dalam waktu satu minggu, mulai dari proses penjiplakan warna, pencantingan, pewarnaan hingga finishing.

“Kalau ide awalnya itu malah nggak sampai berhari hari, paling dua hari. Langsung kita coba orek-orek (coret-coret) di kertas biasa, kita tentukan motifnya atau bentuk dari para pembalap MotoGP. Lalu kita temukan keselarasan antara motif batik dengan salah satu pembalap,” ujarnya.

Hingga saat ini, batik dengan motif MotoGP Mandalika itu baru diproduksi dua potong kain saja. Namun, ia memastikan jika suatu saat digandeng untuk menyemarakkaan gelaran MotoGP, pihaknya siap menyuplai batik dengan motif ini.

Baca juga: Batik Motif Dugderan Milik Sekar Jagad Ini Diidamkan Emak-emak

“Sejauh ini belum ada yang pesen, itu baru kita mau upayakan. Untuk tahun ini setidaknya dengan mempromosikan lewat media sosial, sehingga para konsumen yang ada di luar kota, bahkan mancanegara bisa melihat produksi kami yang mana itu murni pembatiknya orang disabilitas tuli,” ucapnya.

Rencanaya, untuk satu lembar kain batik MotoGP ini, Taufan akan menjual dengan kisaran harga Rp1 jutaan, tergatung dari tingkat kerumitannya. Menurutnya, motif batik tersebut bisa dijadikan baju, bahkan bisa dijadikan sebagai pajangan yang unik di rumah.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER