Batik Motif Dugderan Milik Sekar Jagad Ini Diidamkan Emak-emak

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Jalan Lambao, Desa Singocandi RT 5 RW 4, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, tampak sebuah bangunan berpintu kaca. Di dalam bangunan, terlihat puluhan kain batik. Di atas meja terlihat kain batik berwarna hijau dengan motif jidur yang dipadu dengan buah durian. Itu adalah kain batik motif dugderan karya Sekar Jagad yang dinantikan para ibu-ibu.

Owner dari Sekar Jagad Batik yakni Said Anwarudin (40) mengatakan, menjelang Ramadan dan Lebaran, perajin batik di Kudus mulai mengeluarkan produk dengan motif bertema nuansa kemenangan. Begitu juga dengan Sekar Jagad Batik yang menelurkan batik motif dugderan untuk menyambut Hari Kemenangan Islam yakni Hari Raya Idul Fitri.

Batik Sekar Jagad keluarkan motif baru yaitu Dugderan. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga : Menara Kudus, Motif Baru dari Batik Sekar Jagad yang Laris Manis

-Advertisement-

“Ya, batik motif dugderan ini memang kami proyeksikan untuk menyambut Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Motifnya memang temanya untuk itu,” ujar pria yang akrab disapa Said kepada Betanews.id, beberapa waktu lalu.

Said mengungkapkan, batik motif dugderan merupakan batik cap. Motifnya adalah perapduan gambar jidur dan buah durian. Jidur ini melambangakan acara tradisi Dandangan di Kudus, yang selalu selalu diselenggarakan menjelang Bulan Ramadan.

“Puncak dari acara Dandangan itu kan penabuhan bedug atau jidur di Menara. Selain itu momem Hari Raya Idul Fitri juga dirayakan oleh takbir yang diiringi oleh penabuhan jidur. Oleh sebab itu batik ini saya namakan dugderan,” jelasnya.

Sedangkan paduan motif buah durian di batik dugderan merujuk pada buah durian Muria. Yang mana di Pegunungan Muria ini selain penghasil kopi juga mampu menghasilkan buah durian yang lezat.

“Di antara motif jidur dan durian, saya beri motif rangkaian tanaman parijoto. Tanaman endemi dari Pegunungan Muria,” tandasnya.

Baca juga : Djanoer Batik Kudus Keluarkan Motif Parijoto Terbaru, Gambarnya Lebih Penuh

Untuk warna, lanjutnya, batik dugderan ini identik diberi sentuhan warna-warna cerah. Di antaranya, hijau, pink, ungu, oranye dan lainnya. Batik motif dugderan ini sudah banyak peminatnya, bahkan dinantikan oleh para ibu-ibu yang ingin membuat seragam lebaran untuk keluarganya.

“Batik motif dugderan ini memang sudah dinantikan para ibu-ibu, tidak hanya orang Kudus saja tapi juga dari lain daerah. Saat ini saya sudah mendapatkan 300 pcs pesanan. Untuk harga cukup terjangkau yakni Rp 150 ribu per pcsnya,” ungkap ayah satu anak tersebut.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER