31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Pemkot Semarang Prediksi Puncak Covid-19 Terjadi Akhir Februari

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang memprediksi puncak Covid-19  pada akhir Febuari 2022 mendatang. Untuk itu, warga diminta untuk segera melangkapi vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang (DKK) Mochamad Abdul Hakam mengatakan, sampai saat ini kasus Covid-19 terus naik. Namun, antara kasus harian dan yang sembuh jumlahnya hampir sama.

“Beberapa hari terakhir memang cukup fluktuatif. Kasus harian sebanyak 600-700, bahkan mencapai 1.000 pasien,” jelasnya, Senin (21/2/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Kasus Covid-19 Tembus 780 Orang, Wali Kota Semarang Pastikan Tempat Isolasi Aman

Terkait bed occupancy rate (BOR) di isolasi terpadu (isoter), Hakam menyebut saat ini masih berada di bawah 20 persen. Hal itu karena lama rawat inap bagi pasien Covid-19 di isoter hanya sekitar dua sampai tiga hari.

“Yang masuk kebanyakan tidak bergejala atau gejala ringan. Masuk pagi banyak, sore pulang juga banyak. Beda dengan varian Delta,” katanya.

Menurut Hakam, Omicron menunjukkan gejala ringan karena antibodi sudah mulai tinggi. Ketika virus tersebut sudah masa inkubasi sekitar hari keenam dan ketujuh, virus tersebut tidak sempat menginfeksi.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Ganjar Minta Vaksinasi Terus Digeber

Lebih lanjut, Hakam menuturkan, jenis varian virus menentukan tingkat infeksi pada pasien. Selain itu, antibodi manusia juga turut dipengaruhi dengan usia.

“Orang yang belum vaksin sudah pasti tidak mampu melawan virus karena antibodinya tidak bagus,” paparnya.

“Bagi masyarakat yang belum melakukan vaksin untuk segera ke Puskesmas atau layanan penyedia vaksin Covid-19 terdekat,” tandas Hakam.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER