BETANEWS.ID, SEMARANG – Dinas Kesehatan Kota Semarang memprediksi bakal terjadi kenaikan angka Covid-19 hingga awal Maret 2022 mendatang. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tengah melakukan percepatan vaksinasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam mengatakan, saat ini peningkatan kasus Covid-19 sudah mulai tajam.
“Sudah kami prediksi dan kami sampaikan soal kenaikan angka Covid-19 di Kota Semarang,” jelasnya saat ditemui di kantornya, Jumat (25/2/2022).
Baca juga: Pemkot Semarang Prediksi Puncak Covid-19 Terjadi Akhir Februari
Jika dibandingkan dengan kasus Covid-19 sebelumnya, saat ini warga yang terkonformasi positif Covid-19 didominasi tanpa gejala hingga bergejala ringan.
“Jadi jika ditotal persentase yang gejalanya berat hannya 3 persen dari semua pasien,” imbuhnya.
Hakam menyebutkan, sampai saat ini ada 654 warga yang terkonfirmasi sedang dirawat di Kota Semarang. Untuk warga Semarang sekitar 400 orang dan selebihnya warga luar kota yang dirawat di Kota Semarang.
Baca juga: Kasus Covid-19 Tembus 780 Orang, Wali Kota Semarang Pastikan Tempat Isolasi Aman
“Memang ada beberapa warga dari luar Kota Semarang yang dirawat di sini,” ucapnya.
Meski jumlah kasus Covid-19 naik tajam, pihaknya belum membutuhkan penambahan tenaga medis seperti sebelumnya. Pasalnya, sekarang sudah banyak tenaga medis yang berada di rumah sakit atau tempat isolasi.
“Jadi sekarang itu pergantian tenaga medis seperti hari-hari biasa. Kalau dulu kan dalam sehari bisa tiga sampai empat kali pergantian tenaga medis yang jaga,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

